Indonesia Telah Menerima 1,5 juta dosis vaksin Pfizer

Indonesia Telah Menerima 1,5 juta dosis vaksin Pfizer

Indonesia Telah Menerima 1,5 juta dosis vaksin Pfizer – Vaksin Pfizer atau BNT162b2 adalah vaksin untuk mencegah infeksi virus SARS-CoV-2 penyebab penyakit COVID-19. Vaksin Pfizer merupakan hasil kerja sama perusahaan bioteknologi Jerman, BioNTech dengan perusahaan farmasi asal Amerika, Pfizer. Vaksin ini mulai dikembangkan sejak tahun 2020.

Berdasarkan uji klinis tahap III yang dilakukan di Amerika Serikat, Jerman, Turki, Afrika Selatan, Brazil, dan Argentina, vaksin Pfizer memiliki nilai efikasi, yaitu efek perlindungan terhadap COVID-19, sebesar 95%. Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito, mengatakan Indonesia menerima 1,5 juta dosis vaksin Pfizer pada Kamis (19/8/2021). Vaksin ini bisa dipakai untuk warga berusia 12 tahun ke atas.

“Kepada pemerintah daerah yang nanti mendapatkan alokasi vaksin Pfizer, diminta segera menggunakannya sehingga masyarakat di daerahnya dapat terlindungi,” Dikutip dari idn poker apk ujar Wiku dalam siaran di YouTube BNPB, Kamis (19/8/2021).

1. Indonesia juga menerima vaksin AstraZeneca
Satgas COVID-19: Indonesia Terima 1,5 Juta Vaksin Pfizer

Selain Pfizer, Indonesia juga menerima sebanyak 450 ribu dosis vaksin AstraZeneca pada Kamis (19/8/2021) ini, melalui skema bilateral. Wiku berharap, kedatangan vaksin-vaksin ini dapat mempercepat program vaksinasi yang tengah dicanangkan pemerintah Indonesia.

“Dengan datangnya vaksin-vaksin ini maka dapat mengakselerasi program vaksnasi nasional, sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat memperoleh vaksin dan terlindungi dari COVID-19, untuk mewujudkan masyarakat yang produktif dan aman dari COVID-19,” tutur Wiku.

2. BPOM telah terbitkan EUA Pfizer pada Juli 2021
Satgas COVID-19: Indonesia Terima 1,5 Juta Vaksin Pfizer

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sendiri memang telah menerbitkan emergency use of authorization (EUA) untuk Pfizer pada Juli 2021 lalu. Disebutkan juga, efikasi Pfizer untuk kelompok usia 12-15 tahun adalah 100 persen, sedangkan untuk usia 16 tahun ke atas sebesar 95,5 persen.

“BPOM pada hari Rabu 14 Juli 2021 telah menerbitkan EUA untuk vaksin comirnaty yang diproduksi Pfizer dan BioNTech dengan platform mRNA,” ujar Kepala BPOM, Penny Kusumastuti Lukito.

3. Pemerintah Indonesia masih berupaya mengenjot vaksinasi
Dorong Percepatan Vaksinasi Lansia, Pemerintah Uji Beragam Skema Vaksinasi

Hingga kini, pemerintah Indonesia masih berupaya menggenjot vaksinasi COVID-19 bagi masyarakat. Per Kamis (19/8/2021) ini, Satgas COVID-19 mencatat ada 853.437 orang yang menerima vaksinasi pertama. Total penerima vaksinasi pertama hari ini mencapai 56.045.931 orang.

Satgas juga melaporkan 965.180 orang menerima vaksinasi tahap dua hari ini sehingga total yang menerima vaksinasi tahap kedua mencapai 30.368.525 orang. Secara total, Satgas menargetkan sasaran vaksinasi COVID-19 menembus angka 208.265.720 orang.