Inggris Akan Menjadi Tuan Rumah untuk KTT G7 di Liverpool

Inggris Akan Menjadi Tuan Rumah untuk KTT G7 di Liverpool

Inggris Akan Menjadi Tuan Rumah untuk KTT G7 di Liverpool – Inggris akan menjadi tuan rumah bagi para menteri luar negeri dan pembangunan dari negara-negara industri Kelompok Tujuh (G7) dan dari Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) pada pertemuan puncak di Liverpool dari 10 Desember hingga 12 Desember, katanya pada Senin (22 November). .

Di antara para menteri yang akan hadir adalah dari Malaysia, Thailand dan Indonesia, katanya, seraya menambahkan bahwa itu adalah inklusi pertama negara-negara ASEAN pada KTT para menteri luar negeri G7, dan ini mencerminkan “kemiringan Indo-Pasifik Inggris yang berkembang”.

Nantinya, Menteri Luar Negeri (Menlu) Liz Truss akan menyambut rekan-rekannya dari negara-negara G7, yakni Amerika Serikat (AS), Prancis, Jerman, Italia, Kanada, Jepang, dan Uni Eropa, demikian isi keterangan pers yang disampaikan oleh Kantor Luar Negeri, Persemakmuran dan Pembangunan Inggris pada Senin, 22 November 2021.

1. Inggris mengundang negara-negara ASEAN
Inggris Jadi Tuan Rumah KTT Menlu G7 di Liverpool

Pertemuan ini nantinya akan menjadi pertemuan langsung yang kedua para Menteri Luar Negeri G7 tahun ini, setelah sebelumnya berlangsung pada bulan Mei di London.

Yang menarik dari pertemuan yang diadakan oleh Inggris yang saat ini menjadi Presiden G7, adalah Inggris tidak hanya mengundang rekan-rekannya dari negara-negara industri G7, tetapi juga untuk pertama kalinya mengundang negara-negara dari ASEAN untuk hadir di pertemuan yang akan berlangsung bulan depan.

Menlu ASEAN yang akan hadir yakni dari Malaysia, Thailand, dan Indonesia, di mana ketiga negara tersebut adalah negara yang dikunjungi oleh Menlu Truss pada awal November ini, lanjut isi keterangan pers tersebut.

2. Apa saja yang akan dibahas?
Inggris Jadi Tuan Rumah KTT Menlu G7 di Liverpool

Undangan yang diberikan ke negara ASEAN tersebut sebagai tanda semakin besarnya ketertarikan Inggris untuk memperkuat keterlibatannya di kawasan Indo-Pasifik, di mana China meningkatkan pengaruhnya baik dari ekonomi hingga militernya di kawasan tersebut.

Inggris berkomitmen untuk mereformasi dan menjaga tatanan internasional di mana ekonomi dapat berkembang. Sebelumnya, di pertemuan yang berlangsung pada bulan Mei, Inggris telah mengundang perwakilan negara-negara yang memiliki komitmen sama dengannya, Australia, India, Korea Selatan, dan Afrika Selatan.

Para Menteri Luar Negeri dan Pembangunan dari negara-negara G7, juga akan membahas berbagai isu global, termasuk ketahanan ekonomi pasca COVID-19, kesehatan global, dan hak asasi manusia.

“Saya akan menjamu teman-teman dan mitra kita untuk membahas bagaimana kita membangun hubungan ekonomi, teknologi, dan keamanan yang lebih dekat secara global,” ungkap Truss dalam keterangan pers tersebut.

“Saya ingin kita membangun jaringan kebebasan di seluruh dunia yang memajukan kebebasan, demokrasi, dan perusahaan, mendorong negara-negara yang berpikiran sama untuk bekerja sama dari posisi yang kuat,” Truss menambahkan.

3. Jepang yang akan mengirimkan delegasinya, yakni Menlu Yoshimasa Hayashi, berharap menjadi tuan rumah KTT G7 2023
Inggris Jadi Tuan Rumah KTT Menlu G7 di Liverpool

Jepang berencana menjadi tuan rumah KTT G7 2023 dan kota Nagoya menyatakan tawarannya untuk pertemuan negara-negara industri selanjutnya.

Menurut Kyodo News, Langkah tersebut diambil setelah pemerintah prefektur dan kota Fukuoka di barat daya Jepang yang juga mengumumkan tawaran pada bulan Oktober.

Walikota Nagoya, Takashi Kawamura mengatakan bahwa, “Nagoya akan mendapatkan pengakuan internasional dan meningkatkan citra merek kota,” ungkapnya dalam keterangan pers, apabila Nagoya menjadi tuan rumah pada pertemuan G7.