Jet Tempur Israel Menembakkan Rudal ke Pelabuhan Latakia

Jet Tempur Israel Menembakkan Rudal ke Pelabuhan Latakia

Jet Tempur Israel Menembakkan Rudal ke Pelabuhan Latakia – Serangan udara Israel di pelabuhan Latakia, Suriah pada Selasa (7/12/2021) menghantam kontainer pengiriman senjata Iran. Ini adalah serangan pertama terhadap fasiltas utama itu.”Serangan Israel secara langsung menargetkan pengiriman senjata Iran di halaman kontainer,” kata kelompok pemantau Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR).

Media pemerintah Suriah melaporkan serangan di halaman peti kemas di pelabuhan Latakia tanpa merinci apa yang ditargetkan. SOHR, sebuah organisasi yang berbasis di Inggris dengan jaringan sumber yag luas di lapangan di seluruh Suriah, mengatakan serangan itu memicu serangkaian ledakan.

Pelabuhan Latakia merupakan situs yang vital karena di pelabuhan tersebut barang-barang yang diimpor berlabuh yang kemudian disebarkan ke berbagai wilayah Suriah. “Pertahanan udara kami memukul mundur agresi Israel di Latakia,” kata pejabat militer.

1. Serangan tak jauh dari pangkalan militer Rusia 
Israel Luncurkan Rudal ke Suriah, Targetkan Pelabuhan

Insiden penembakan rudal ke wilayah Latakia cukup jarang terjadi. Melansir The Jerussalem Post, wilayah Latakia merupakan area pertahanan bagi pasukan Rusia di Suriah dimana pangkalan udara Khmeimim berada tidak jauh dari lokasi tersebut.

SANA melaporkan bahwa lima ledakan terdengar ketika rudal menghantam area pelabuhan. Pemadam kebakaran kemudian bergerak setelah mendengar ledakan dan berhasil memadamkan api beberapa jam kemudian.

Pada tahun 2018, sebanyak 14 tentara Rusia tewas akibat ditembak oleh sistem pertahan Suriah yang mengira pesawat tersebut sebagai pesawat Israel yang berniat melancarkan serangan di pelabuhan itu. Rusia saat itu marah kepada Israel dan menyalahkannya atas kejadian tersebut.

2. Peti kemas berisikan senjata Iran 

Israel Luncurkan Rudal ke Suriah, Targetkan Pelabuhan

Melansir Middle East Eye, peti kemas yang terkena serangan udara pada Selasa berisikan senjata yang dikirim oleh pemerintah Iran. SANA melaporkan serangan tersebut tanpa merinci lebih jelas mengenai apa yang ditargetkan dalam peti kemas itu.

“Serangan Israel secara langsung menargetkan pengiriman senjata Iran di area kontainer,” kata Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia.

Sementara itu, militer Israel belum mengeluarkan pernyataannya. Israel telah melancarkan ratusan serangan terhadap sasaran di dalam wilayah Suriah yang dikuasai pemerintah selama bertahun-tahun, tetapi jarang mengakui atau membahas operasi semacam itu.

3. Menargetkan pos-pos militer Iran 
Israel Luncurkan Rudal ke Suriah, Targetkan Pelabuhan

Beberapa serangan sebelumnya lebih menargetkan bandara-bandara di ibu kota, Damaskus. Kendati jarang mengakui serangannya di Suriah, Israel lebih sering mengeluarkan pernyataan bahwa mereka menargetkan pangkalan milisi yang bersekutu dengan Iran, seperti Hizbullah.

Dikatakan bahwa Iran kerap kali mengirimkan senjata kepada mereka. Hizbullah ikut berperang di pihak pasukan Presiden Suriah, Bashar Assad, dalam perang saudara yang telah berlangsung selama satu dekade terakhir.

Israel mengatakan, kehadiran Iran di perbatasan utara adalah sebuah ancaman dan membenarkan serangannya terhadap fasilitas dan senjata di dalam wilayah Suriah. Pada 24 November, serangan rudal Israel di sebelah barat provinsi Homs menewaskan lima orang.