Jokowi Meminta Menkes untuk Mengantisipasi Lonjakan COVID-19

Jokowi Meminta Menkes untuk Mengantisipasi Lonjakan COVID-19

Jokowi Meminta Menkes untuk Mengantisipasi Lonjakan COVID-19 – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta menteri dan jajarannya mengomunikasikan kepada masyarakat terkait rencana penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di seluruh Indonesia saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) mendatang. Menurut Presiden, rencana Pemerintah Pusat tersebut perlu disosialisasikan kepada masyarakat.

Termasuk, kata dia, informasi mengenai perkembangan dan kenaikan kasus covid-19 yang ada di Eropa. “Kenaikan kasus di Eropa ini penting sekali sebagai sebuah background (latar belakang, red), dari keputusan yang akan kita ambil, karena memang ada beberapa yang menolak pemberlakuan PPKM Level 3 ini dan menginginkan situasi menjadi normal kembali.

Terutama pemetaan situasi dan terutama di daerah yang berpotensi kasusnya meningkat,” kata Jokowi dalam arahannya di rapat terbatas tentang evaluasi PPKM di Istana. Tapi kita harus ingat bahwa apapun perlu dijelaskan bahwa apabila situasi tidak terkendali justru akan memukul balik ekonomi dan pariwisata kita,” ucap Jokowi dalam Pengantarnya pada Rapat Terbatas Mengenai Evaluasi PPKM, Senin (22/11/2021).

1. Jokowi ingin target vaksinasi 70 persen tercapai
Jokowi Perintahkan Menkes Siapkan RS, Antisipasi Lonjakan Kasus COVID

Selain itu, Jokowi juga ingin target vaksinasi 70 persen pada akhir tahun bisa tercapai. Dia minta jajarannya aktif jemput bola, menyuntikkan vaksin kepada masyarakat.

“Saya mintra pro aktif jemput bola dan juga datangi masyarakat dan saya minta backup dari TNI dan Polri, utamanya untuk lansia betul-betul dilakukan,” ucap Jokowi.

2. Jokowi minta daerah yang vaksinasinya masih kurang diberi bantuan
Jokowi Perintahkan Menkes Siapkan RS, Antisipasi Lonjakan Kasus COVID

Pada kesempatan yang sama, mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengapresiasi vaksinasi door to door atau dari pintu ke pintu yang dilakukan oleh Badan Intelijen Negara (BIN). Ia juga minta agar daerah yang vaksinasinya kurang, diberi bantuan.

“Kita harapakan untuk pemda yang masih rendah vaksinasinya, diberikan bantuan secara khusus,” tuturnya.

3. Jokowi sebut kasus aktif COVID-19 di Indonesia turun 892 pekan ini
Jokowi Perintahkan Menkes Siapkan RS, Antisipasi Lonjakan Kasus COVID

Jokowi yang lahir di Solo kemudian menyampaikan perkembangan kasus COVID-19. Dalam sepekan terakhir, kata dia, kasus aktif di Indonesia menurun 892 kasus.

“Dalam sepekan terakhir kasus aktif kita menurun 892 kasus dari 9.018 kasus di 14 November menjadi 8.126 kasus di 21 November. Untuk penambahan kasus baru, rata-rata 362 kasus setiap harinya,” jelas Jokowi.