Kebakaran Hebat Juga Melanda Hutan di Negara Prancis selatan

Kebakaran Hebat Juga Melanda Hutan di Negara Prancis selatan

Kebakaran Hebat Juga Melanda Hutan di Negara Prancis selatan – Kebakaran hutan, kebakaran liar, atau kebakaran pedesaan adalah api yang tidak terkendali di daerah memiliki vegetasi yang mudah terbakar dan terjadi di daerah pedesaan. Bergantung pada jenis vegetasi yang ada, api liar juga dapat di klasifikasikan lebih spesifik sebagai kebakaran semak (di Australia), kebakaran padang pasir, kebakaran hutan, kebakaran rumput, kebakaran  bukit, kebakaran gambut, atau kebakaran vegetasi.

Banyak organisasi menganggap kebakaran liar sebagai api yang tidak direncanakan dan tidak di inginkan, sementara kebakaran hutan adalah istilah yang lebih luas.  Penyebab umum termasuk petir, kecerobohan manusia, dan pembakaran yang disengaja. Pesisir Mediterania Eropa dalam satu bulan terakhir telah dilanda kebakaran yang hebat.

Api membakar membentang dari mulai Turki selatan sampai idn poker android di Yunani dan Spanyol. Kini api juga menyala di Prancis selatan. Sekitar 900 personel pemadam kebakaran turun tangan ke lokasi kebakaran yang juga menjadi tujuan wisata musim panas di Saint-Tropez. Pesawat pemadam dan helikopter juga dikerahkan untuk memadamkan api. Ribuan orang penduduk serta wisatawan dievakuasi.

1. Angin kencang menghambat proses pemadaman api

Prancis bukanlah salah satu negara Eropa yang sering dilanda kebakaran hutan. Tapi kali ini, gelombang panas dan perubahan iklim turut berdampak di bagian selatan negara tersebut. Kota Saint-Tropez, salah satu kota pesisir selatan Prancis yang sering jadi tujuan wisata musim panas mengalami kebakaran hebat.

Melansir France24, pada hari Selasa (17/8) daerah tempat perkemahan yang dipenuhi oleh turis terpaksa harus dievakuasi karena kebakaran yang melanda. Tim pemadam kebakaran yang melibatkan helikopter dan pesawat pembawa bom air telah seharian berusaha memadamkan api tapi angin yang kencang menghambat proses pemadaman tersebut.

Api terus menyala dan merembet karena dikipasi oleh angin yang kencang. Para penduduk yang sudah dievakuasi diperingatkan untuk tidak kembali ke rumah mereka lebih dahulu karena api belum benar-benar mampi dikendalikan.

2. Api menyebar empat kali lipat dari kebakaran yang biasa ditemui
3.500 Ha Hutan di Prancis Terbakar | TIMES Indonesia

Kebakaran di daerah Saint-Tropez diyakini mulai terjadi pada Senin (16/8). Pada hari Selasa (17/8), api menyebar dengan kecepatan yang belum pernah disaksikan sebelumnya karena dorongan angin kencang.

Dilansir Deutsche Welle, kobaran api melanda sekitar 5.000 hektar dan sejauh ini telah membakar setidaknya 3.500 hektar lahan.

Thomas Dombry, salah satu pejabat di desa La-Garde-Freinet mengatakan “kami belum pernah melihatnya (kebakaran) menyebar dengan kecepatan seperti itu, tiga atau empat kali lipat dari biasanya,” jelasnya.

Kondisi kering dan panas akibat perubahan iklim telah memicu kenaikan suhu mencapai 40 derajat Celsius yang membuat api mudah sekali berkobar dan menyebar. Saat ini banyak wisatawan yang berduyun-duyun mendatangi wilayah tersebut, terpaksa harus dievakuasi.

Menurut penjelasan pemadam kebakaran, api diyakini telah membentang seluas 22 kilometer. Pemerintah setempat menutup jalan di daerah tersebut dan mendesak semua warga untuk waspada dan hati-hati.

3. Sedikitnya 100 rumah hancur dilalap api
Kebakaran Hutan di AS Mengancam Rumah dan Lahan di 10 Negara Bagian

Sejauh ini tidak ada laporan korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Kantor berita Reuters mengutip Stephane Gady, pejabat desa La Mole mengatakan “kami benar-benar dikelilingi oleh api,” ujarnya. Laporan sementara dampak dari kebakaran tersebut adalah sedikitnya 100 rumah telah hancur dilalap api dan ribuan penduduk terpaksa dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Presiden Prancis Emmanuel Macron yang baru meninggalkan peristirahatan musim panasnya mengatakan bahwa saat ini bagian yang paling buruk telah dihindari. Namun menurutnya “gangguan iklim akan menyebabkan lebih banyak kebakaran seperti itu,” katanya.

Dia juga menjelaskan bahwa Prancis tidak terlalu terpengaruh oleh kebakaran dibanding beberapa negara lain di Eropa selatan. Kebakaran lainnya juga dilaporkan di dua desa di barat daya Prancis. Lebih dari 500 personel pemadam kebakaran dikerahkan. Lima di antara personel tersebut menderita luka parah setelah berjuang untuk memadamkan api.

Arang fosil menunjukkan bahwa kebakaran hutan dimulai segera setelah munculnya tanaman di daratan 420 juta tahun yang lalu.Kebakaran hutan yang terjadi sepanjang sejarah kehidupan di darat mengundang dugaan bahwa api pasti telah mengakibatkan efek evolusi pada sebagian besar flora dan fauna ekosistem. Bumi adalah planet yang secara intrinsik mudah terbakar karena vegetasinya yang kaya karbon, iklim kering musiman, oksigen atmosfer, dan pemantikan oleh petir dan vulkanik yang meluas.