KKB Telah Membakar Sekolah & Puskesmas di Ilaga Papua

KKB Telah Membakar Sekolah & Puskesmas di Ilaga Papua

KKB Telah Membakar Sekolah & Puskesmas di Ilaga Papua – KKB Papua kini telah dinyatakan sebagai organisasi teroris oleh pemerintah yang disampaikan Menteri Koordinator bidang Hukum, Politik, dan Keamanan atau Menkopolhukam Mahfud MD.

Label teroris ini mulanya diberikan oleh Badan Intelijen Negara (BIN) setelah readyviewed Kepala BIN Daerah Papua Brigjen I Gusti Putu Danny gugur dalam baku tembak dengan KKB di Kabupaten Puncak, Papua.

Pemerintah menyebut alasan KKB Papua dicap sebagai organisasi teroris lantaran apa yang telah mereka lakukan, baik secara organisasi maupun anggotanya Club388 Indonesia adalah sebuah bentuk tindakan teroris merujuk Undang-undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali berulah dengan membakar satu gedung sekolah dan satu gedung Puskesmas di Kampung Uloni, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua.

“Pada hari Senin tanggal 3 Mei 2021, telah terjadi pembakaran gedung Puskesmas, gedung sekolah dan pengerusakan fasilitas jalan oleh pihak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB),” kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal lewat keterangan tertulisnya

1. Ruang kelas dan rumah dinas guru jadi sasaran pembakaran
KKB Bakar Sekolah dan Puskesmas di Ilaga Papua

Ahmad menjelaskan bangunan yang dirusak adalah lima ruangan di SD Mayubwri, rumah dinas guru, dan gedung rumah Puskesmas lama yang digunakan masyarakat sebagai kios sementara.

“Fasilitas jalan yang di rusak sebagai berikut: Jembatan Kimak, Jalan Tagaloa, dan Jalan Wuloni pintu angin,” kata Ahmad.

2. Saksi mata melihat kepulan asap hitam di Kampung Uloni Distrik Ilaga
KKB Bakar Sekolah dan Puskesmas di Ilaga Papua

Ahmad menjelaskan, laporan pembakaran tersebut datang dari Kepala Distrik Ilaga Utara Joni Elatotagam. Joni mengatakan bahwa telah terjadi pembakaran yang berawal pada Minggu (2/5/2021) Pukul 22.30 WIT.

“Adapun keterangan yang didapat dari Bpk. Joni Elatotagam yakini, pada saat berada di Kampung Uloni Distrik Ilaga Kab. Puncak melihat kumpulan asap hitam tebal yang berasal dari Kampung Mayuber sekitar Pukul 23.00 WIT,” ujar Ahmad.

3. KKB merusak jalan dengan menggali sedalam 40 cm
KKB Bakar Sekolah dan Puskesmas di Ilaga Papua

Joni kembali mendapat telepon dari saksi kedua bahwa Gedung SD Mayuberi telah di bakar juga oleh Kelompok KKB. Joni lantas mendatangi Polres Puncak untuk melaporkan hal tersebut kepada pihak Kepolisan.

“Bpk. Joni Elatotagam manyampaikan bahwa ada tiga titik yaitu Jalan Kimak, Jalan Tagaloa dan Jalan Wuloni Pintu Angin yang dirusak oleh pihak KKB, selain itu informasi yang didapati bahwa jalan tersebut digali dengan kedalaman 25-40 cm,” ujar Ahmad.

4. Pembakaran dibantu simpatisan
KKB Bakar Sekolah dan Puskesmas di Ilaga Papua

Pengerusakan tersebut menurut Joni kemungkinan bertepatan dengan waktu pembakaran gedung Puskesmas dan gedung SD Nayuberi.

“Selain itu ada banyak sekali simpatisan KKB yang membantu pembakaran gedung dan pengerusakan fasilitas jalan yang dibagi dalam beberapa kelompok. Saat kelompok pertama melakukan pembakaran puskesmas dan dilanjutkan membakar SD Mayuberi, kelompok lain bertugas merusak tiga titik Jalan Mayuberi, Jalan Kimak, Jalan Wuloni dan kelompok yang bersenjata berada di pinggir jalan mengamankan simpatisan yang bekerja merusak Fasilitas Umum Tersebut,” kata Ahmad.