KPI Pusat Hanya Bebastugaskan Para Terduga Pelaku Pelecehan

KPI Pusat Hanya Bebastugaskan Para Terduga Pelaku Pelecehan

KPI Pusat Hanya Bebastugaskan Para Terduga Pelaku Pelecehan – Salah satu peristiwa pelecehan yang paling membekas terjadi pada 2015. MS yang saat itu sedang bekerja di kantor KPI tiba-tiba dihampiri oleh lima rekan kerjanya.

Korban sempat berusaha melindungi diri dengan cara melaporkan kejadian tersebut kepada atasan dan polisi. Hanya saja laporan tersebut tidak ditanggapi secara serius.

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat membebastugaskan pegawainya yang merupakan terduga pelaku dari kasus dugaan perundungan dan pelecehan seksual terhadap rekan kerjanya. Pembebastugasan ini dilakukan sampai proses hukum kasus ini selesai.

1. KPI sebut terduga pelaku belum dipecat
Ini yang Terjadi Jika Lelaki Jadi Korban Pelecehan Seksual

Irsal mengatakan ketujuh terduga pelaku pelecehan dan perundungan belum dipecat. Dia mengatakan proses kepegawaian di KPI memiliki standar, termasuk dalam hal pemecatan karyawan.

“Belum (dipecat), kan ini semua kita harus, polisi pun bahkan menggunakan asas praduga tidak bersalah. Ini baru dugaan dan ini harus kita dibuktikan. Nah kalau proses kepegawaian itu kan ada sudah standarnya. Orang dalam posisi terduga itu status kepegawaiannya bagaimana, orang yang nanti jadi tersangka seperti apa status kepegawaiannya itu sudah ada aturannya semua,” ucapnya.

2. Korban juga dibebastugaskan?
Kamu Justru Jadi Cowok Sejati Kalau Nangis Saat 9 Momen Ini!

Irsal menjelaskan MS tidak dibebastugaskan. KPI, lanjutnya, memberi pilihan kepada MS untuk fokus terlebih dahulu dalam menyelesaikan kasusnya.

“Korban itu judulnya bukan dibebastugaskan. Dia itu diberikan kesempatan untuk bisa konsentrasi dalam pemulihan dan penanganan kasus ini. Dia kan perlu dilindungi, jadi sementara dia diberikan pilihan untuk dalam kondisi baik saat berhadapan dengan kasus ini,” kata Irsal.

3. KPI mengaku terpukul dengan adanya kasus ini
Diduga Telanjangi Pegawai, KPI Ancam Nonaktifkan 7 Terduga Pelaku jika Akui  Lecehkan MS

Irsal mengakui KPI terpukul atas adanya kejadian ini. Meski begitu, dia memastikan KPI akan tetap bekerja seperti biasa untuk masyarakat.

“Ya kita terpukul pasti lah, namanya kita bangun, kita bangun citranya (KPI), terpukul pastilah. Tapi kalau untuk kegiatan operasional kita tetap harus jalan,” ungkap Irsal.

Sejumlah pegawai Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) di kantor pusat di Jakarta yang menjadi terduga pelaku pelecehan seksual terhadap rekan sekantornya menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Pusat, Senin (6/9/2021). “Ya, sesuai rencana para terduga pelaku akan kami mintai keterangan hari ini,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Wisnu Whardan.

Wisnu tak merinci berapa orang terduga pelaku yang akan menjalani pemeriksaan hari ini. Namun, MS yang menjadi korban dalam kasus ini telah melaporkan lima orang rekan sekantornya yakni RM, FP, RT, E0 dan CL.