Larangan Mudik Berlaku & Puluhan Mobil Terpaksa Putar Balik

Larangan Mudik Berlaku & Puluhan Mobil Terpaksa Putar Balik

Larangan Mudik Berlaku & Puluhan Mobil Terpaksa Putar Balik – Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19┬áDoni Monardo┬ákembali menegaskan bahwa keputusan dilarang mudik adalah┬ákeputusan politik nasional yang berlaku di semua daerah.

Doni mengatakan setiap aturan teknis larangan mudik yang dibuat pemerintah daerah harus selaras dengan aturan pemerintah pusat, sehingga tidak boleh ada istilah mudik lokal. Aturan larangan mudik jelang Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah mulai diberlakukan mulai kemarin.

Ruas jalan lintas Aceh-Sumatra Utara tepatnya di Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB), Seumadam, Kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang, ditutup petugas. Puluhan kendaraan yang coba melintasi kawasan Club388 Indonesia perbatasan Provinsi Aceh-Sumatra Utara dipaksa petugas gabungan yang ada di Posko Penyekat untuk memutar arah atau kembali.

1. Setiap kendaraan diperiksa sebelum diminta putar arah
Puluhan Kendaraan Dipaksa Putar Balik di Perbatasan Aceh

Kepala Kepolisian Resort (Polres) Aceh Tamiang, AKBP Ari Lasta Irawan mengatakan, penutupan wilayah perbatasan tersebut merupakan tindak lanjut dari Addendum Surat Edaran Kepala Satuan Tugas Nomor 13 Tahun 2021 Larangan Mudik Hari Raya Idulfitri dan Pengendalian COVID-19 selama Bulan Suci Ramadhan 1442H.

Oleh karena itu, setiap kendaraan yang akan melintas akan diperiksa petugas gabungan. Hanya kendaraan sesuai pengecualian seperti tercantum dalam surat edaran peniadaan mudik, yang dibolehkan melintas.

2. Pemeriksaan terus dilakukan selama 24 jam
Puluhan Kendaraan Dipaksa Putar Balik di Perbatasan Aceh

Ari menyampaikan, pemeriksaan dan penutupan permanen ini diberlakukan mulai 6 Mei hingga 17 Mei 2021 mendatang.

Nantinya selama hari pelarangan tersebut, petugas akan terus berjaga selama 24 jam di Pos Penyekatan.

“Ada 86 personel gabungan yang dibagi dalam tiga sif. Pengetatan ini dilakukan selama 24 jam,” ujarnya.

3. Semua jalan tikus juga akan ditutup
Puluhan Kendaraan Dipaksa Putar Balik di Perbatasan Aceh

Selain penjagaan di Pos Penyekatan yang ada di jalan lintas Aceh- Sumatra Utara, di Aceh Tamiang, petugas juga memperketat penjagaan di beberapa titik jalan perkampungan.

Langkah itu dilakukan guna mencegah adanya oknum nakal yang coba menghindari pemeriksaan dari petugas.

“Kemarin sudah kita identifikasi, ada sekitar empat jalan tikus tetapi sudah kita dirikan portal di situ. Pastinya ini harus ada dukungan dari masyarakat sekitar,” imbuhnya.