Layanan Kesehatan & Obat Gratis Bagi Pasien Isolasi Mandiri

Layanan Kesehatan & Obat Gratis Bagi Pasien Isolasi Mandiri

Layanan Kesehatan & Obat Gratis Bagi Pasien Isolasi Mandiri – Seseorang yang terindikasi (suspek) atau terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa gejala bisa melakukan isolasi mandiri di rumah. Tapi, hal itu harus atas sepengetahuan dokter atau petugas kesehatannya lainnya.

Seorang dokter atau petugas kesehatan lainnya dapat menilai faktor risiko bersama dengan gejala pasien Covid-19, riwayat kesehatan pasien tersebut, dan kemampuan keluarga untuk mengelola perawatan. Anggota keluarga perlu dipastikan bisa membatasi ruang bersama pasien. Selain itu, anggota keluarga perlu mempraktikkan kebersihan yang direkomendasikan serta tahu bagaimana cara mengenali dan merespons tanda-tanda kesehatan yang memburuk.

Kementerian Kesehatan akan memberikan layanan download idn poker terbaru 2020 konsultasi kesehatan dan obat secara gratis bagi pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang tidak bergejala dan bergejala ringan yang melakukan isolasi mandiri. Layanan Kesehatan ini berupa telemedicine yang merupakan konsultasi kesehatan secara virtual yang bisa diakses kapan pun dan dimana pun oleh pasien. Untuk tahap awal, fasilitas ini hanya berlaku untuk area Jakarta.

1. Kemenkes gandeng 11 platform telemedicine
Hore! Pasien Isolasi Mandiri Dapat Layanan Kesehatan dan Obat Gratis

Untuk itu, Kemenkes bekerjasama dengan 11 platform telemedicine untuk memberikan jasa konsultasi dokter dan juga jasa pengiriman obat secara gratis.

“Ini dibantu ditanggung oleh teman-teman telemedicine, startup, dan juga Kementerian Kesehatan,” imbuh Menkes.

Adapun 11 platform telemedicine tersebut antara lain, Alodokter, GetWell, Good Doctor, Halodoc, KlikDokter, KlinikGo, Link Sehat, Milvik Dokter, ProSehat, SehatQ, dan YesDok.

2. Paket obat akan dikirimkan secara gratis
6 Obat Eksperimen Sembuhkan Pasien Corona, Choloroquine Termasuk - Tekno  Tempo.co

Budi menerangkan melalui layanan ini dokter bisa mengidentifikasi pasien berdasarkan hasil konsultasi, untuk selanjutnya dilakukan penanganan berdasarkan kondisi pasien.

Kemudian rumah sakit bisa melakukan skrining awal untuk pasien dengan gejala sedang/berat termasuk pemberian paket obatnya melalui fasilitas pelayanan kefarmasian yang ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan.

“Paket obat akan dikirimkan secara gratis untuk yang benar-benar tanpa gejala, sedangkan pasien dengan gejala, misalnya demam sedikit, akan diberikan juga paketnya secara gratis,” imbuhnya.

3. Daftar obat untuk kasus isoman bergejala ringan
Hore! Pasien Isolasi Mandiri Dapat Layanan Kesehatan dan Obat Gratis

Dalam presentasi Menkes menampilkan paket obat untuk pasien dengan gejala ringan.

Berikut daftar obat untuk kasus isoman bergejala ringan:

Multivitamin: C, B, E, dan Zinc

Azitromicin 500 mg

Oseltamivir 75 mg

Paracetamol tab 500 mg

“Paket ini juga diintegrasikan dengan lab-lab PCR. Jadi kalau teman-teman ingin melakukan uji PCR juga bisa dilakukan dari telemedicine ini, kalau hasilnya positif langsung diteruskan,” kata Menkes.

Seorang petugas kesehatan perlu menilai apakah rumah yang dimaksud cocok atau tidak untuk tempat isolasi mandiri dan perawatan pasien Covid-19, serta langkah-langkah pengendalian pencegahan infeksi yang tepat diterapkan. Petugas kesehatan juga penting untuk mendukung pasien dan keluarga pasien di rumah, bisa melalui telepon, telemedicine, atau tim penjangkauan.

Jika hal ini tidak memungkinkan untuk dilakukan, maka jaga jarak setidaknya 1 meter dari pasien. Pasien dan orang lain di ruangan yang sama harus memakai masker medis. Selain menyediakan ventilasi yang baik di berbagai ruangan di rumah, coba buka jendela jika memungkinkan dan aman untuk melakukannya.Pasien penting untuk terus memakai masker medis khususnya ketika tidak sendirian di dalam ruangan dan ketika jarak minimal 1 meter dari orang lain tidak dapat dipertahankan.