Los Angeles Setuju vaksinasi untuk Siswa di Atas 12 Tahun

Los Angeles Setuju vaksinasi untuk Siswa di Atas 12 Tahun

Los Angeles Setuju vaksinasi untuk Siswa di Atas 12 Tahun – Dewan pendidikan Los Angeles, Amerika Serikat, sepakat agar murid-murid usia 12 tahun ke atas divaksinasi untuk melawan COVID-19. Hal itu pun menjadi syarat masuk sekolah tatap muka. Los Angeles adalah distrik sekolah terbesar kedua di seantero Amerika Serikat.

Dewan sekolah di Los Angeles Unified School District (LAUSD), di Los Angeles County pada hari Kamis (9/9/2021) menyetujui wajib vaksinasi untuk siswa berusia lebih dari 12 tahun. LAUSD merupakan distrik sekolah terbesar kedua di Amerika Serikat (AS).

Sebelumnya, mereka juga memberikan tes COVID-19 kepada murid dan pegawai tiap minggu, mewajibkan masker, serta agar pegawai divaksin secara full. Keputusan ini mendapat keberatan dari beberapa pihak orang tua, tapi tetap akan dijalankan. Bagi mereka yang tidak melakukan vaksinasi akan melakukan pembelajaran secara daring.

1. Tenggat waktu vaksinasi
Los Angeles Wajibkan Siswa di Atas 12 Tahun Vaksinasi

Melansir dari The Guardian, keputusan LAUSD merupakan tindakan paling agresif yang diambil oleh distrik sekolah utama di AS dalam melindungi anak-anak dari COVID-19. LAUSD menerima lebih dari 600 ribu siswa, yang sebagian besar keturunan orang Latin. Distrik itu sebelumnya telah mewajibkan semua siswa dan karyawan untuk melakukan tes setiap pekan dan harus memakai masker. Semua staf sekolah diwajibkan untuk vaksinasi.

Keputusan dewan sekolah membuat LAUSD sejauh ini menjadi yang terbesar dari sejumlah kecil distrik dengan persyaratan vaksin. Dalam aturan yang ditetapkan para murid yang berusia 12 tahun ke atas harus sudah menerima setidaknya satu dosis vaksin pada 21 November dan menerima dua dosis selambat-lambatnya pada 19 Desember.

Bagi siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, termasuk olahraga memiliki batas waktu lebih awal yaitu 3 Oktober untuk dosis pertama dan untuk dosis kedua harus sudah diterima paling lambat pada 31 Oktober.

2. Lebih dari setengah anak-anak berusia 12-17 tahun di Los Angeles telah divaksin
Los Angeles Wajibkan Siswa di Atas 12 Tahun Vaksinasi

Melansir dari CNN, menurut pengawas LAUSD Megan Reilly memperkirakan ada sekitar 225 ribu siswa berusia 12 tahun di distrik tersebut, sekitar 80 ribu di antaranya belum menerima vaksin, tetapi dia mengatakan otoritas kesehatan memiliki angka yang lebih akurat. Menurut Kesehatan Masyarakat Los Angeles County, saat ini sudah ada lebih dari setengah anak berusia 12 hingga 17 tahun yang telah divaksinasi.

Departemen Kesehatan Los Angeles pada 28 Agustus menyampaikan tingkat kasus positif COVID-19 untuk anak berusia 12-17 tahun yang tidak vaksin adalah sekitar 424 kasus di antara setiap 100 ribu orang, sementara mereka yang telah vaksin tingkat kasus sekitar 51 kasus di antara 100 ribu orang.

Dari 15 Agustus hingga 7 september ada 7.784 tes positif di antara siswa dan 1.250 kasus staf di seluruh wilayah sekolah K-12, yang sebagain besar dikonfirmasi di wilayah LAUSD.

Distrik sekolah di Los Angeles County yang juga telah mewajibkan vaksinasi adalah distrik sekolah Culver City. Di distrik sekolah terbesar di AS, yaitu di New York City vaksin untuk siswa tidak wajib, tapi wajib untuk staf sekolah, dikutip dari Reuters.

3. Penentang dan pendukung keputusan dewan sekolah

Melansir dari CNN, aturan wajib vaksin yang diterapkan untuk pembelajaran tatap muka mendapat pertentangan dari beberapa orang tua. Salah satu penentang adalah Carla Franca yang mengatakan seharusnya orang tua yang memutuskan vaksin untuk anak mereka bukan pihak distrik.

Aturan wajib vaksin medapat dukungan dari serikat guru, United Teachers Los Angeles, Cecily Myart-Cruz pimpinan serikat guru itu menyampaikan bahwa vaksinasi merupakan cara terbaik untuk menjaga sekolah tetap dapat beroperasi secara tatap muka.

Senator lokal, Richard Pan, yang juga merupakan dokter anak dan orang tua di distrik yang mengadvokasi tindakan tersebut mendukung kebijakan yang diterapkan oleh LAUSD.

Sekretaris pers Gedung Putih Jen Psaki pada hari Kamis setelah mengetahui keputusan LAUSD memuji langkah tersebut, dan menyerukan agar mereka yang berada di sekitar siswa yang belum memenuhi syarat vaksin untuk segera melakukan vaksinasi.