Pembawa Berita India Ditangkap karena Kasus Bunuh Diri

Pembawa Berita India Ditangkap karena Kasus Bunuh Diri

Pembawa Berita India Ditangkap karena Kasus Bunuh DiriBerita adalah laporan tercepat mengenai fakta atau ide terbaru yang benar, menarik dan atau penting bagi sebagian besar khalayak, melalui media berkala seperti surat kabar, radio, televisi, atau media internet.

Penyiar berita ternama India, Arnab Goswami bersama dua rekannya ditangkap oleh kepolisian Mumbai pada Rabu (4/11). Goswami ditangkap karena dituduh belum membayar Naik yang mendesain studio televisi miliknya. Berdasarkan catatan bunuh diri Naik, ia menulis bahwa melakukan bunuh diri karena Goswami dan dua temannya tidak mau membayar hutangnya.

Kasus tersebut sempat ditutup, tetapi sekarang atas permintaan keluarga Naik polisi membuka kembali kasus  kematian Naik.  Goswami yang merupakan pendiri Republic TV memiliki kedekatan terhadap partai penguasa saat ini, melansir dari S128 APK Independent.

1. Goswami terancam hukuman 10 tahun

Goswami dan dua rekannya ditangkap atas dugaan terlibat dalam kasus bunuh diri Anvay Naik pada tahun 2018. Kasus ini bermula saat kematian Anvay Naik  ditetapkan sebagai bunuh diri dan dalam catatan bunuh diri, ia menuliskan bahwa dia bunuh diri, karena Goswami dan dua temannya tidak membayar 726 ribu dolar AS yang harusnya diterima sebagai pembayaran mendesain studio televisi Goswami. Akibat hal tersebut, Goswami dan dua temannya dituduh sebagai pemicu Naik untuk melakukan bunuh diri.

Sebelumnya di 2018 Goswami dalam kasus ini sudah pernah diselidiki kepolisian dan sempat ditahan, tetapi setelah penyelidikan lebih lanjut kasus itu ditutup pada April tahun lalu, karena polisi tidak menemukan bukti apapun yang membuat Goswami dan dua temannya bersalah.

Kepolisian membuka kembali kasus bunuh diri Anvay Naik atas desakan keluarga Naik yang ingin penyelidikan lagi terhadap Goswami. Istri Naik, Akshata pada bulan Mei dalam unggahan di video menyebutkan Goswami yang tidak membayar suaminya sebagai penyebab suaminya melakukan bunuh diri.

Mengenai tuduhan tersebut Goswami dan Republic TV menyatakan dalam sebuah pernyataan di hari Rabu, yang bahwa 90 persen pembayaran telah diberikan ke perusahaan Naik lebih dari dua tahun lalu. Dokumen resmi pengadilan tidak menyebutkan apakah pembayaran setelah Naik meninggal atau belum.

Jika terbukti bersalah, menurut hukum pidana India Goswami bisa di penjara selama 10 tahun. Saat ini Goswami bersama dua rekannya berada dalam tahanan yudisial, melansir dari CNN.

2. Arnab Goswami mendapat dukungan dari para politisi
Pembawa Berita Populer India Ditangkap karena Kasus Bunuh Diri

Goswami mendapatkan berbagai dukungan dari para politisi senior Partai Bharatiya Janata (BJP) yang berkuasa dalam pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi. Megutip dari Independent berikut beberapa dukungan para politisi untuk Goswami melalui twitter.

Menteri Dalam Negeri India Amit Shah, menulis dalam twitter: “Serangan terhadap pers bebas ini harus dan AKAN DILARANG.”

Prakash Javadekar yang merupakan menteri informasi dan penyiaran, mengutuk penangkapan itu dengan menyebutnya sebagai serangan terhadap kebebasan pers di Maharashtra, dan mengatakan itu “mengingatkan kita pada keadaan darurat” (di bawah Indira Gandhi pada 1980-an).

Menteri Kereta Api Piyush Goyal menyebut penangkapan Goswami sebagai “langkah fasis” dan “tanda darurat yang tidak diumumkan.”

Politisi senior lainnya dari partai yang berkuasa, Smriti Irani, mengatakan, “Kamu mungkin tidak menyukainya, kamu mungkin tidak sepakat dengannya, kamu mungkin membenci dengannya, tetapi jika kamu tetap diam kamu mendukung penindasan.”

Pemerintahan Modi saat ini dianggap tidak memberikan kebebasan pers. Sementara itu pengacara senior Prashant Bhushan mengangap para menteri senior yang memberikan dukungan untuk  Goswami munafik, karena tetap diam saat sebelumnya ada jurnalis lain yang diserang.

3. Goswami dekat dengan partai penguasa dan kontroversial
Pembawa Berita Populer India Ditangkap karena Kasus Bunuh Diri

Selain diduga sebagai pemicu Anvay Naik bunuh diri Goswami juga terkenal kontroversial, karena melalui Republic TV, ia lantang memberikan dukungan terhadap BJP dalam siaran televisi, ia bahkan dalam acaranya berusaha membungkam para kritikus pemerintah yang bertentangan dengan Pemerintahan Modi.

Menurut laman berita DW berikut beberapa hal kontroversi lainnya mengenai Goswami. Goswami saat ini dituduh mendukung kebencian antarkelompok agama, setelah mengkritik pemimpin oposisi Sonia Gandhi selama siaran acara pada bulan April.

Bulan lalu, polisi Mumbai menuduh Republic TV memanipulasi sistem rating televisi, yang merupakan faktor utama dalam menentukan biaya iklan dan dibantah Goswami.

Goswami melalui Republic TV juga menduduh bahwa kepolisian tidak becus dalam menangani kasus kematian Sushant Singh Rajput, yang merupakan aktor terkenal berusia 34 tahun.Terkait kematian aktor tersebut  Goswami juga menyerang kepala menteri negara bagian Maharashtra, Uddhav Thackeray.

Goswami melalui Republic TV mengambarkan kematian Rajput sebagai pembunuhan dan terkait dengan politik dan bukan bunuh diri seperti yang ditetapkan polisi.