Pencarian Korban Banjir Bandang Kota Batu Resmi Dihentikan

Pencarian Korban Banjir Bandang Kota Batu Resmi Dihentikan

Pencarian Korban Banjir Bandang Kota Batu Resmi Dihentikan – Banjir bandang melanda Kota Batu, Jawa Timur. Banjir yang melanda Kota Batu, Jawa Timur itu tersebar di enam titik, yakni Dusun Sambong, Desa Bulukerto; Dusun Beru, Desa Bulukerto; Desa Sumberbrantas; Jalan Raya Selecta, Desa Tulungrejo; Jalan Raya Dieng, Desa Sidomulyo dan Dusun Gemulo, Desa Punten Kecamatan Bumiaji.

Hingga saat ini upaya pencarian dan pertolongan korban banjir bandang Kota Batu terus dilakukan oleh tim gabungan dari BPBD Kota Batu, PMI, Basarnas, TNI, Polri, dan lintas intansi terkait. Pencarian korban banjir bandang Kota Batu secara resmi sudah dihentikan.

Seluruh korban banjir bandang telah berhasil ditemukan. Laporan awal menyebutkan ada 15 orang yang dilaporkan hilang. Namun, setelah melalui beberapa verifikasi, tim tanggap darurat memastikan bahwa korban banjir bandang hanya 13 orang. Rinciannya adalah 6 orang selamat, dan 7 orang meninggal dunia.

1. Korban terakhir ditemukan Sabtu pagi
Seluruh Korban Banjir Bandang Batu Ditemukan 

Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso menjelaskan bahwa korban terakhir yang ditemukan atas nama Tokip, warga RT6 RW 4 Dusun Sambong, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

Korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia pada Sabtu (6/11/2021). Korban ditemukan di Dusun Gintung, Desa Bulukerto kurang sejauh 50 meter dari lokasi hilang.

“Tadi ditemukan oleh tim evakuasi sekitar pukul 10.00 WIB,” paparnya Sabtu (6/11/2021).

2. Sempat ada data dobel
Seluruh Korban Banjir Bandang Batu Ditemukan 

Sebelumnya, informasi menyebutkan bahwa korban yang hilang masih tiga orang. Setelah dilakukan penelusuran dan verifikasi ulang, ditemukan bahwa ada data ganda atas nama korban Fery dan Arif. Dua nama tersebut ternyata adalah satu orang yang sama dan sudah ditemukan pada Jumat (5/11/2021).

“Dua nama itu sudah ditemukan dan teridentifiaksi satu orang dan nama aslinya adalah Adi Wibowo. Korban ditemukan meninggal dunia,” imbuhnya.

3. Operasi pencarian korban resmi dihentikan
Seluruh Korban Banjir Bandang Batu Ditemukan 

Setelah korban terakhir ditemukan, Punjul menyebut tim SAR memutuskan untuk menghentikan pencarian. Saat ini fokus utama dialihkan menjadi upaya penanggulangan pasca bencana. Termasuk juga langkah rehabilitasi untuk rumah warga yang terdampak banjir bandang.

“Dari tim SAR sudah melaporkan untuk menghentikan operasi pencarian. Saat ini fokus pembersihan material sisa banjir bandang,” sambungnya.

4. Banjir berdampak hingga Kota Malang
Seluruh Korban Banjir Bandang Batu Ditemukan 

Seperti diinformasikan sebelumnya, banjir bandang terjadi di wilayah Kota Batu. Sedikitnya 22 rumah rusak dan 32 ekor kendaraan bermotor juga rusak. Tak hanya Kota Batu, luapan air juga terjadi di Kota Malang.

Berdasarkan data BPBD Kota Malang, tercatat, 61 rumah di Jatimulyo rusak, 51 rumah di Kampung Putih rusak, 30 rumah di Samaan, dan dua rumah di Kota Lama.

Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hasil pengukuran curah hujan di wilayah Batu, Kamis kemarin terukur curah hujan 80,2 mm, yang mana termasuk kateori hujan lebat. Prakirawan Cuaca BMKG Tomi Ilham mengatakan, berdasarkan hasil pengamatan penakar hujan otomatis BMKG di wilayah Batu pada saat itu, hujan mulai terjadi pukul 13.55 WIB sampai 16.05 WIB.