Petronas Yamaha Berpotensi Ditinggal Pembalap Andalannya

Petronas Yamaha Berpotensi Ditinggal Pembalap Andalannya

Petronas Yamaha Berpotensi Ditinggal Pembalap Andalannya – Sepang Racing Team merupakan tim balap motor yang berkompetisi di Grand Prix Sepeda Motor. Tim ini dimiliki oleh Sirkuit Internasional Sepang dan memiliki tujuan utama mengorbitkan pembalap Malaysia. Pertama kali didirikan pada 2015 di kelas Moto3 dan pada 2019 tim ini berekspansi ke kelas MotoGP dengan nama Petronas Yamaha SRT.

Di kelas Moto2 dan Moto3 dengan nama Petronas Sprinta Racing dan di kelas MotoE dengan nama One Energy Racing. Petronas Yamaha menghadapi kemungkinan terburuk pada gelaran MotoGP 2022 mendatang. Mereka berpotensi ditinggal oleh dua pembalap andalannya, yaitu Franco Morbidelli dan Valentino Rossi, di akhir musim 2021 nanti.

Namun, bos Petronas Yamaha, Razlan Razali, belum mau banyak berspekulasi soal masa depan idn poker android kedua pembalapnya tersebut. Dia mengaku, keputusan soal masa depan Rossi dan Morbidelli paling lambat akan muncul setelah MotoGP Austria, pertengahan Agustus 2021 kelak.

1. Petronas mau dengar pendapat Rossi dan Morbidelli
Petronas Yamaha Terancam Ditinggal Rossi dan Morbidelli

Saat ini, Petronas Yamaha dalam posisi menunggu. Mereka menanti keputusan yang akan diambil oleh Morbidelli dan Rossi musim depan. Rossi berpeluang pensiun, sedangkan Morbidelli berpotensi naik pangkat ke tim pabrikan, mengingat Maverick Vinales memutuskan hengkang.

“Penting untuk mengingat, saat ini kami masih harus mendengarkan keputusan dari Rossi dan Morbidelli untuk musim depan. Dalam periode sekarang, memang pembicaraan soal musim selanjutnya adalah hal yang normal. Apalagi bursa perpindahan pembalap juga sudah terbuka,” ujar Razali.

2. Petronas tidak terlalu takut
Petronas Yamaha Terancam Ditinggal Rossi dan Morbidelli

Jika nantinya Morbidelli dan Rossi pergi, Petronas tidak terlalu khawatir. Sebab, saat ini saja mereka mengaku sudah banyak pembalap yang berminat masuk Petronas. Memang, prospek Petronas bersama pembalap muda terbilang bagus.

“Kisah Morbidelli dan Fabio Quartararo jadi dasar bagaimana pembalap muda berminat gabung dengan kami. Saat ini saja, banyak pembalap yang berminat untuk masuk tim ini. Ya, bisa dibilang ini jadi kemewahan tersendiri untuk kami,” ujar Razali.

3. Razali ingin Petronas fokus di sisa musim
Petronas Yamaha Terancam Ditinggal Rossi dan Morbidelli

Di tengah semua spekulasi yang ada, Razali ingin Petronas Yamaha fokus ke sisa musim 2021. Dia melihat, performa Petronas hingga musim panas belum begitu memuaskan. Banyak masalah yang dihadapi oleh Morbidelli dan Rossi, baik itu teknis maupun non-teknis.

“Musim 2021 tidak terlalu memuaskan. Franco (Morbidelli) mengalami permasalahan di motornya. Lalu dia juga harus mengalami masalah di lutut dan menjalani operasi. Rossi juga sama. Dia sempat menjanjikan, namun semua masih sulit buatnya. Petronas Yamaha masih harus berbenah,” ujar Razali.

Tim ini pertama kali membalap di Moto2 pada tahun 2014, dengan mantan pembalap Grand Prix Johan Stigefelt dan menggunakan livery sendiri menggunakan motor Caterham dan dengan dukungan dari maskapai penerbangan Malaysia AirAsia. Finis keenam dalam kejuaraan bersama Johann Zarco dan Josh Herrin, tim kemudian berubah menjadi Tim Sepang International Circuit untuk musim berikutnya.