Seorang Petinggi Oposisi Venezuela Melarikan Diri ke Caracas

Seorang Petinggi Oposisi Venezuela Melarikan Diri ke Caracas

Seorang Petinggi Oposisi Venezuela Melarikan Diri ke Caracas – Emilio Graterón Colmenares ( Maracaibo , negara bagian Zulia , Venezuela ) adalah seorang pengacara dan politikus Venezuela . Dia adalah walikota Kotamadya Chacao dari 2008 hingga 2013 dan merupakan koordinator politik nasional Voluntad Popular.

Seorang petinggi oposisi dan aktivis Venezuela bernama Emilio Grateron diketahui telah melarikan diri dan mencari perlindungan di Kedutaan Besar Chile di Caracas. Bahkan kepergian Grateron ini justru mendapatkan sambutan baik oleh kantor representatif Chile di Venezuela.

Kepergian Grateron ke Kedutaan Besar Chile ditengarai adanya rentetan penahanan yang dilakukan pemerintahan idn poker android Maduro. Sebelumya petinggi oposisi Freddy Guevara sudah ditangkap pada minggu lalu dan Guaido mendapat intimidasi dari pasukan khusus.

1. Grateron disebut terlibat dalam serangan kelompok kriminal di Caracas

Pada hari Jumat (16/7/2021) Kedutaan Besar Chile di Caracas bersedia menerima salah satu petinggi oposisi Venezuela bernama Emilio Grateron sebagai tamu. Menteri Luar Negeri Chile juga mengatakan dalam keterangannya bahwa Grateron diterima menjadi tamu atas permintaan dari Juan Guaido dan akan memberikan perlindungan baginya atas persekusi politik.

Petinggi oposisi Venezuela yang sebelumnya menjabat sebagai Wali Kota Chacao tersebut sedang menjadi buronan Pemerintah Venezuela yang dipimpin Nicolas Maduro. Pasalnya ia dituding terlibat dalam aksi kekerasan dan serangan dari geng kriminal kepada aparat kepolisian beserta warga sipil pada 7-8 Juli, dikutip dari laman BioBioChile.

2. Venezuela mengecam tindakan Chile atas penerimaan Grateron

Adanya penerimaan dan disetujuinya perlindungan Emilio Grateron di Kedutaan Besar Chile lantas membuat geram Pemerintah Venezuela. Bahkan melalui akun Twitternya, Menter Luar Negeri Venezuela Jorge Arreaza mengatakan bahwa tindakan Chile untuk menerima Grateron sama saja membantu menyembunyikan aksi kekerasan kepada penduduk Caracas dalam beberapa minggu terakhir, dilansir dari Reuters.

Selain itu, Pemerintah Venezuela juga menuduh Pemerintah Chile bekerja sama atas aksi terorisme yang menyebabkan 22 anggota geng kriminal tewas, empat petugas tewas dan sejumlah warga sipil tewas akibat aksi baku tembak kedua belah pihak. Bahkan Kantor Kejaksaan sebelumnya hendak menangkap dan menjerat Grateron dan Guevara atas kasus terorisme dan pengkhianatan.

3. Grantero juga disebut ada di balik upaya pembunuhan Maduro
Petinggi Oposisi Venezuela Mengungsi ke Kedubes Chile

Dilaporkan dari Infobae, Selain dituding terlibat dalam tindakan terorisme dari geng kriminal di Caracas pada awal Juli lalu. Presiden Parlemen Venezuela Jorge Rodriguez mengatakan bahwa Guevara dan Grateron terlibat dalam rencana pembunuhan Maduro menggunakan empat drone pada 4 Agustus 2018 lalu.

Di sisi lain, Juan Guaido yang sebelumnya meminta perlindungan Grateron kepada Pemerintah Chile mengucapkan terima kasih atas sambutan dan pengabulan ini. Guaido juga berkata, “Kami berterima kasih kepada Pemerintah Chile atas sambutan pemimpin dan mantan wali kota Emilio Grateron. Permintaan ini terkait perlindungan hak asasi mereka atas persekusi dari rezim yang melawan pihak demokratik.”

Kasus tuduhan dan penangkapan beberapa petinggi oposisi Venezuela belakangan ini bahkan dilakukan menjelang negosiasi antara Juan Guaido dan Nicolas Maduro yang disponsori oleh Norwegia di Meksiko.

Dia bergabung dengan partai Primero Justicia yang baru lahir , dan dalam pemilihan kotamadya dan paroki Agustus 2005 dia terpilih sebagai anggota dewan dan presiden dewan kotamadya kotamadya Chacao di negara bagian Miranda . Demikian juga, Graterón ditunjuk bertanggung jawab untuk pemasangan sistem kota “Keadilan Perdamaian” di kotamadya.