Baku Tembak Terjadi Saat Anggota KKB Serang Polsek Sugapa

Baku Tembak Terjadi Saat Anggota KKB Serang Polsek Sugapa

Baku Tembak Terjadi Saat Anggota KKB Serang Polsek Sugapa – Dari laporan yang diterima pada hari Sabtu, insiden itu berawal saat personel gabungan TNI/Polri melakukan pemantauan dari ketinggian dan melihat 10 orang memegang senjata api laras panjang dari arah semak pepohonan wilayah Kampung Biulagi ke sekitar Kali Wabu.

Saat berada di Kali Wabu, tampak KKB ditemui mama-mama yang diduga mendapat logistik. Sekitar pukul 11.27 WIT terdengar bunyi letusan senjata api laras pendek satu kali dari arah tower Telkomsel Bilogai. Pada pukul 13.14 WIT, personel gabungan kembali melihat pergerakan sekelompok orang membawa dua pucuk senjata api laras panjang yang dikelilingi sekitar 20 orang yang duduk seperti konsolidasi di sekitar Kampung Bilulagi.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan, kontak tembak antara Satgas Nemangkawi dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terjadi, setelah KKB menyerang Polsek Sugapa.

1. Polsek Sugapa diduga diserang lima anggota KKB
Dor! 5 Anggota KKB Serang Polsek Sugapa dengan 3 Senjata Laras Panjang

Ramadhan menjelaskan, berdasarkan pantauan pesawat nirawak, terlihat lima terduga anggota KKB melakukan penyerangan. Mereka membawa tiga pucuk senjata api laras panjang.

“Mereka berjalan dan berkumpul di sekitar rumah hijau dekat honai di bawah tower Telkomsel Bilogai,” ujar dia.

2. Satgas Nemangkawi salah tangkap
Dor! 5 Anggota KKB Serang Polsek Sugapa dengan 3 Senjata Laras Panjang

Setelah memastikan lokasi yang terpantau, Satgas Nemangkawi kemudian bergerak melakukan pemeriksaan di honai tersebut, dan menangkap dua orang berinisial OJ (20) dan NT (18). Dari keduanya diamankan satu unit telepon dan laptop.

“Dalam kejadian tersebut kami laporkan tidak ada korban dari kontak tembak tersebut. Sementara, kedua orang yang diamankan dilakukan tracing oleh Satgas Nemangkawi, tidak ada keterkaitan dengan KKB, sehingga keduanya akan dipulangkan,” ujar Ramadhan.

3. KKB klaim berhasil tembak lima anggota Satgas Nemangkawi
Dor! 5 Anggota KKB Serang Polsek Sugapa dengan 3 Senjata Laras Panjang

Sementara, Juru Bicara KKB atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), Sebby Sambom, mengklaim pihaknya telah berhasil menembak lima anggota Satgas Nemangkawi dalam peristiwa penyerangan ke Polsek Sugapa. “Jenazahnya belum dievakuasi karena kami kuasai bandara Intan Jaya, dan pihak TPNPB Kodap VIII Intan Jaya belum ada yang korban,” sambung Sebby.

Sekitar pukul 15.12 WIT, terlihat seorang anggota KKB membawa senjata api laras panjang masuk dari arah bawah ke sekitar Klinik Pastoran ST Michael Bilogai. Namun, kata Kombes Pol. Ahmad Kamal, tidak dapat dilakukan tindakan oleh personel dari Pos 521 karena terdapat mama-mama di sekitar klinik. Pada pukul 15.17 WIT terlihat seorang KKB yang membawa senjata api panjang di sekitar Klinik Pastoran ST Michael Bilogai melakukan tembakan ke arah Pos Satgas Yon Mek 521. Mereka lantas berlari ke arah sekitar pertigaan TKP Ramli.

Selanjutnya, personel Satgas Yon Mek 521 mengeluarkan tembakan terhadap anggota KKB lainnya yang juga membawa sepucuk senjata laras panjang yang muncul di sekitar semak-semak pertigaan Ramli. Dari hasil pemantauan melalui teropong, seorang anggota KKB meninggal. Selanjutnya personel gabungan yang akan melakukan pembersihan terlibat kontak senjata dengan KKB.