Berikut Adalah Profil Anak Tertua Dari Sang Pendiri Taliban

Berikut Adalah Profil Anak Tertua Dari Sang Pendiri Taliban

Berikut Adalah Profil Anak Tertua Dari Sang Pendiri Taliban – Kelompok Taliban dibentuk pada September 1994, mendapat dukungan dari Amerika Serikat dan Pakistan. Dewan Keamanan PBB mengecam tindakan kelompok ini karena kejahatannya terhadap warga negara Iran dan Afghanistan. Taliban melakukan berbagai aksi pelanggaran HAM di Afghanistan.

Kelompok ini mendapat pengakuan diplomatik hanya dari tiga negara: Uni Emirat Arab, Pakistan, dan Arab Saudi, serta pemerintah Republik Chechnya Ichkeria yang tidak diakui dunia.  Perhelatan” di Afghanistan belum selesai. Taliban masih mempertimbangkan tokoh-tokoh yang cocok memegang kendali Afghanistan di bawah bendera mereka. Beberapa nama, seperti Mohammad Yaqoob, menurut para ahli, masuk dalam bursa calon pemimpin baru Afghanistan. Mohammad Yaqoob merupakan anak tertua dari pendiri Taliban, yaitu Mullah Mohammad Omar yang meninggal dunia pada 2013 silam.

Yaqoob lulus dari sekolah agama Islam garis keras di Kota Karachi, Pakistan. Sampai saat ini, tidak diketahui kapan Yaqoob dilahirkan, namun beberapa ahli mengestimasi Mohammad Yaqoob berumur 30-an saat ini. Sosok Mohammad Yaqoob belum banyak diketahui publik, hanya sedikit informasi yang tersedia terkait dirinya. Berikut adalah profil dari anak sang pendiri Taliban.

1. Diketahui publik setelah muncul melalui pesan suara
Profil Mohammad Yaqoob, Anak Pendiri Taliban Calon Kuat Pemimpin Baru

Kehidupan Mohammad Yaqoob bisa dikatakan sangat tertutup. Sebagai anak pendiri kelompok militan paling berkuasa di Afghanistan, nama dan wajah Yaqoob awalnya hanya diketahui oleh petinggi Taliban saja.

Melansir RFE/RL, nama dan suara Mohammad Yaqoob mulai diketahui publik secara luas pada 2015. Saat itu, dirinya mengumumkan kematian ayahnya yang sudah meninggal sejak 2013 melalui sebuah rekaman suara.

Dalam pesan tersebut, Yaqoob meminta kepada seluruh pejuang Taliban untuk tetap bersatu walaupun pemimpin utama dan spiritual mereka, Mohammad Omar, telah meninggal dunia karena sakit. Selain itu, Mohammad Yaqoob juga memastikan kematian ayahnya bukan karena pembunuhan ataupun orang dalam, melainkan memang murni akibat penyakit yang dideritanya.

2. Menolak posisi kepemimpinan pascakematian ayahnya
Profil Mohammad Yaqoob, Anak Pendiri Taliban Calon Kuat Pemimpin Baru

Sebagai anak Mohammad Omar sang pendiri Taliban, Mohammad Yaqoob pada awalnya dipercaya akan melanjutkan tongkat kepemimpinan kelompok itu. Namun ternyata hal itu tidak terjadi karena sejumlah alasan khusus.

Saat pemilihan pemimpin baru Taliban di 2016, Mohammad Yaqoob menunjuk Hibatullah Akhundzada sebagai calon pemimpin Taliban yang baru. Dia menilai dirinya masih terlalu muda dan minim pengalaman tempur, seperti yang dilansir Reuters.

Pemilihan Akhundzada sendiri sebagai pemimpin Taliban memang sempat kontroversial, tetapi ia berhasil mengonsolidasi keadaan. Setelah terpilih sebagai pemimpin, Hibatullah Akhundzada menunjuk Mohammad Yaqoob sebagai wakilnya di urusan militer. Posisi tersebut masih tetap Yaqoob pegang hingga hari ini.

3. Berpotensi menjadi pemimpin simbolik Taliban
Profil Mohammad Yaqoob, Anak Pendiri Taliban Calon Kuat Pemimpin Baru

Taliban sedang merancang struktur pemerintahan atau kabinet baru usai mengusai kembali Afghanistan. Sejumlah kemungkinan tentang siapa saja yang akan memegang posisi-posisi tersebut menjadi analisis para ahli.

Menurut sumber, tugas merancang susunan kabinet baru  itu diserahkan kepada Mohammad Yaqoob bersama Sirajuddin Haqqani. Hal ini menunjukkan kepercayaan dan peran kuat yang diberikan Hibatullah Akhundzada kepada dirinya.

Dilaporkan France24, menurut beberapa ahli ada kemungkinan besar Mohammad Yaqoob akan ditunjuk sebagai pemimpin simbolik Taliban karena dirinya merupakan keturunan langsung Mohammad Omar. Meski demikian, masih ada nama-nama lain yang juga menjadi kandidat kuat kepemimpinan seperti Abdul Ghani Baradar, salah satu pendiri Taliban, atau Hibatullah Akhundzada sendiri.

Hal itu akan terjawab saat Taliban mengumumkan struktur pemerintahan mereka yang diperkirakan akan dilakukan pada pekan ini. Juru bicara Taliban, Zabiullah Mujahid, menjelaskan jika struktur kabinet sudah hampir rampung.

Anggota-anggota paling berpengaruh dari Taliban, termasuk Mullah  Mohammed Omar, pemimpin gerakan ini, adalah mullah desa (pelajar yunior agama Islam), yang sebagian besar belajar di madrasah di Pakistan. Gerakan ini terutama berasal dari Pashtun di Afganistan, serta Provinsi Khyber Pakhtunkhwa di Pakistan, dan juga mencakup banyak sukarelawan dari Arab, Eurasia, serta Asia Selatan.

Pemerintahan Taliban digulingkan oleh Amerika Serikat karena dituduh melindungi pemimpin Al Qaeda Osama Bin Laden yang juga dituduh Washington mendalangi serangan terhadap menara kembar WTC, New York pada tanggal 11 September 2001 bekerja sama dengan kubu Aliansi Utara.