Berpotensi Dilanda Banjir Bandang di 11 Titik SulawesiTengah

Berpotensi Dilanda Banjir Bandang di 11 Titik SulawesiTengah

Berpotensi Dilanda Banjir Bandang di 11 Titik SulawesiTengah – Banjir bandang atau air bah adalah banjir besar yang datang secara tiba-tiba dengan meluap, menggenangi, dan mengalir deras menghanyutkan benda-benda besar. Banjir ini terjadi secara tiba-tiba di daerah permukaan rendah akibat hujan yang turun terus-menerus.

Banjir bandang terjadi saat penjenuhan air terhadap tanah di wilayah tersebut berlangsung dengan sangat cepat hingga tidak dapat diserap lagi. Air yang tergenang lalu berkumpul di daerah-daerah dengan permukaan rendah dan mengalir dengan cepat ke daerah yang lebih rendah. Akibatnya, segala macam benda yang dilewatinya dikelilingi air dengan tiba-tiba.

Banjir bandang dapat mengakibatkan kerugian yang besar. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi, 11 daerah di Sulawesi Tengah berpotensi dilanda Live22 hujan deras hingga mengakibatkan banjir bahkan bandang, yang statusnya mulai dari siaga hingga waspada. Prediksi tersebut berlaku mulai hari ini, Selasa (18/5/2021) pukul 07.00 WIB, sampai Rabu, 19 Mei 2021 pukul 07.00 WIB.

1. Daftar daerah berpotensi dilanda banjir bandang di wilayah Sulawesi Tengah
Waspada! 11 Titik di Sulawesi Tengah Berpotensi Dilanda Banjir Bandang

Berikut daerah-daerah yang diprediksi akan diguyur hujan lebat hingga berpotensi menyebabkan terjadinya banjir atau banjir bandang di wilayah Sulawesi Tengah:

1. Banggai (Siaga)
2. Morowali (Siaga)
3. Tojo Una-Una (Siaga)
4. Poso (Waspada)
5. Morowali Utara (Waspada)
6. Banggai Kepulauan (Waspada)
7. Parigi Moutong (Waspada)
8. Sigi dan Donggala (Waspada)
9. Buol (Waspada)
10. Toli-Toli (Waspada)
11. Kota Palu (Waspada)

2. Indonesia akan didominasi oleh Angin Monsun Australia
Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Sasar Pangkalpinang Minggu Sore -  Regional Liputan6.com

Sementara, berdasarkan prediksi BMKG, sebagian wilayah di Indonesia akan mulai didominasi Monsun Australia mulai Mei 2021 dan akan terus menguat. Monsun Australia juga disebut dengan Angin Monsun.

Di Indonesia, terdapat dua tipe Angin Monsun yaitu Monsun Timuran dan Monsun Baratan. Angin Monsun Timuran bertiup dari arah timur hingga tenggara dan menyebabkan keringnya masa udara di wilayah Indonesia.

Sedangkan Angin Monsun Barat bertiup dari arah barat hingga barat laut dan menyebabkan indikator musim hujan bagi wilayah Indonesia.

3. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada
Warga NTB diimbau waspada gelombang tinggi dan hujan angin – kicknews.today

Melihat potensi cuaca hujan deras yang berdampak banjir atau banjir bandang, masyarakat diimbau tetap waspada dan terus update mengenai informasi bencana lainnya yang berpotensi terjadi, melalui sosial media BMKG.

Detail informasi Prakiraan Berbasis Dampak BMKG tersebut dapat diakses melalui link: https://signature.bmkg.go.id.

BMKG juga membuka layanan informasi cuaca 24 jam, melalui:
– Call center 021-6546315/18
– Http://www.bmkg.go.id
– Follow @infobmkg.

Berberapa banjir bandang yang terjadi di Indonesia adalah banjir di Bukit Lawang pada November 2003, menewaskan sedikitnya 80 orang dan merusak fasilitas pariwisata. Pada 1 Januari 2006 banjir bandang juga terjadi di Jember yang menewaskan 59 orang.