Filipina Lakukan Evakuasi Ribuan Warganya Untuk Penyelamatan

Filipina Lakukan Evakuasi Ribuan Warganya Untuk Penyelamatan

Filipina Lakukan Evakuasi Ribuan Warganya Untuk Penyelamatan – Gunung Taal adalah gunung api bertipe kompleks yang berada di Pulau Luzon, Filipina. Pada hari Kamis (1/7), otoritas berwenang Filipina mulai melakukan evakuasi terhadap ribuan warganya.

Taal adalah gunung api teraktif kedua di Filipina setelah Gunung Mayon dan tercatat pernah mengalami erupsi sebanyak 33 kali. Evakuasi itu dilakukan sebagai bagian dari operasi perlindungan dan penyelamatan karena gunung Taal erupsi.

Gunung Taal berada terletak sekitar 100 kilometer sebelah selatan dari ibukota Manila. Gunung tersebut tidak terlalu tinggi karena hanya 311 meter. Dilansir dari aplikasi poker ios Meski begitu, gunung berapi yang memiliki kaldera besar tersebut ini adalah salah satu gunung api teraktif dan berbahaya di Filipina.

1. Evakuasi penduduk kota terdekat gunung api Taal

Badan seismologi dan vulkanologi Filipina pada hari Kamis (1/7), menaikkan status waspada gunung api Taal. Awalnya gunung tersebut berada pada level 2 tapi kemudian dinaikkan menjadi level 3 karena meningkatnya aktivitas.

Melansir laman Reuters, otoritas berwenang mengatakan terjadi “intrusi magmatik” di kawah utama dan “lebih lanjut berikutnya dapat mendorong letusan.” Oleh karena itu, ribuan orang yang berada dalam jangkauan gunung api Taal segera dievakuasi.

Masyarakat yang dievakuasi khususnya adalah penduduk kota Agoncillo dan Laurel. Dua kota tersebut terletak di danau yang mengelilingi gunung api Taal. Dua kota itu berada dalam bahaya letusan dan tsunami vulkanik.

2. Sekitar 14.000 penduduk mungkin harus dievakuasi

Mirip seperti Indonesia, Filipina terletak di sepanjang “Cincin Api” Pasifik, sebuah wilayah yang rawan gempa bumi dan letusan gunung berapi. Gunung Taal, meski terbilang sebagai salah satu gunung api terkecil di dunia, namun ancaman ledakan gunung itu disebut sangat berbahaya.

Melansir laman Associated Press,  gumpalan uap dan abu gelap telah terlihat meluncur ke langit dalam ledakan singkat pada hari Kamis. Pakar dari pemerintah menjelaskan bahwa bahan magmatik di dalam gunung telah bersentuhan dengan air di kawah utama yang memicu ledakan yang digerakkan oleh uap tanpa disertai gempa vulkanik. Ledakan itu disebut “phreatomagmatic.”

Marian Antonia Bornas yang menjabat sebagai kepala divisi pemantaian dan prediksi erupsi menjelaskan dalam konferensi pers bahwa “phreatomagmatic lebih berbahaya karena sudah ada interaksi dengan magma.”

Juru bicara badan tanggap bencana pemerintah Filipina yang bernama Mark Timbal, mengatakan para pejabat mulai mengevakuasi penduduk secara dini dari lima desa berisiko tinggi. “Hingga 14.000 penduduk mungkin harus dipindahkan sementara dari gunung berapi yang bergolak itu,” katanya.

3. Gunung api kecil tetapi mematikan
Gunung Taal Meletus, Filipina Evakuasi Ribuan Orang

Gunung api Taal di Filipina memang gunung api yang kecil. Tapi ancaman ledakannya bisa sangat mematikan. Melansir laman Al Jazeera, gunung tersebut pada bulan Januari lalu sudah pernah meletus dan membuat ratusan ribu orang mengungsi. Ledakan saat itu membuat gunung menyemburkan abu dan uap setinggi 15 kilometer.

Lebih dari 100.000 penduduk di sekitar gunung Taal meninggalkan rumah mereka. Selain itu, hujan abu yang lebat juga turun di ibukota Manila, yang  menyebabkan pembatalan penerbangan yang meluas.

Ledakan paling mematikan gunung Taal berlangsung pada tahun 1911. Ledakan saat itu menewaskan sekitar 1.300 orang.

Saat ini, ancaman ledakan kembali datang dari gunung api Taal. Melansir Manila Times, Renato Solidum dari Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina mengatakan “masyarakat diingatkan bahwa seluruh pulau gunung berapi adalah Zona Bahaya Permanen, dan masuk ke pulau itu, serta desa-desa Agoncillo dan Laurel dilarang karena berisiko tinggi.”