Inilah Pemimpin Negara yang Tewas Dibunuh Warganya Sendiri

Inilah Pemimpin Negara yang Tewas Dibunuh Warganya Sendiri

Inilah Pemimpin Negara yang Tewas Dibunuh Warganya SendiriKepala negara adalah sebuah jabatan individual atau kolektif yang mempunyai peranan sebagai wakil tertinggi dari sebuah negara seperti republik, monarki, federasi, persekutuan atau bentuk-bentuk lainnya. Menjadi seorang pemimpin sebuah negara bukanlah pekerjaan yang mudah bagi siapa pun. Satu hal menghantui sebuah kepemimpinan adalah seorang pemimpin dibenci rakyatnya sendiri. Hal itu tampaknya baru saja dialami, Presiden Prancis, Emmanuel Macron, Selasa (8/6/2021).

Macron menjadi korban “penyerangan” yang dilakukan oleh seorang warga Prancis, seperti yang dilansir dari Reuters. Meskipun serangan yang dialami Macron hanya berupa tamparan, namun kejadian ini menambah daftar panjang para pemimpin dunia yang menjadi korban penyerangan ataupun pembunuhan oleh masyarakatnya.

Serangan yang datang secara tiba-tiba tersebut menjadi kekhawatiran terbesar yang harus diantisipasi pasukan penjaga keamanan pribadi pemimpin-pemimpin negara. Dilansir dari Daftar IDN Poker777 Ancaman terburuk bagi seorang pemimpin adalah pembunuhan oleh rakyatnya sendiri. Berikut adalah beberapa tokoh pemimpin dunia yang harus tewas dibunuh oleh rakyatnya karena berbagai alasan.

1. Abraham Lincoln
5 Pemimpin Negara yang Tewas di Tangan Rakyatnya Sendiri

Abraham Lincoln (lahir di Hardin County, Kentucky, 12 Februari 1809 – meninggal di Washington, D.C., 15 April 1865 pada umur 56 tahun) adalah Presiden Amerika Serikat ke-16, yang menjabat sejak 4 Maret 1861 sampai terjadi pembunuhan terhadap dirinya.

Presiden ke-16 Amerika Serikat, Abraham Lincoln, merupakan salah satu Presiden AS yang berhasil menyelamatkan masa depan negara itu dari perpecahan besar yang fundamental.

Booth menembak Presiden Abraham Lincoln di kepala bagian belakang yang menyebabkan pendarahan hebat. Beberapa saat kemudian dokter mengumumkan kematian Lincoln dan Amerika Serikat kehilangan salah satu pemimpin terhebatnya. John Wilkes Booth yang lari dari tempat kejadian berhasil ditangkap beberapa hari kemudian dan dijatuhi hukuman mati.

2. John F Kennedy
5 Pemimpin Negara yang Tewas di Tangan Rakyatnya Sendiri

John Fitzgerald Kennedy (lahir di Brookline, Massachusetts, AS, 29 Mei 1917 – meninggal di Dallas, Texas, AS, 22 November 1963 pada umur 46 tahun), dikenal dengan panggilan “Jack” atau inisial JFK, adalah Presiden Amerika Serikat ke-35 yang menjabat sejak Januari 1961 sampai dibunuh bulan November 1963.

Amerika Serikat pernah hampir terseret dalam perang nuklir melawan Uni Soviet karena Krisis Misil Kuba pada 1962. Kala itu, AS dipimpin oleh seorang presiden yang tidak pernah dilupakan masyarakat AS bahkan dunia hingga hari ini, yaitu John F Kennedy.

Kematian JFK di tangan Oswald yang sampai saat ini masih sangat ditutupi oleh pemerintah AS. Hal ini membuat banyak teori konspirasi bermunculan, seperti apakah Lee Harvey Oswald memang membelot ke Uni Soviet atau ada orang lain yang terlibat.

3. Tsar Nikolai II
5 Pemimpin Negara yang Tewas di Tangan Rakyatnya Sendiri

Nikolai II juga dikenal dengan nama Nicholas II ialah Tsar terakhir Kekaisaran Rusia. Ia adalah pendukung politik damai di Eropa. Pada masa pemerintahannya terjadi peningkatan teror, perlawanan, dan kekacauan.

Kaisar Kekaisaran Rusia, Tsar Nikolai II, merupakan Tsar terakhir yang memimpin Rusia. Tidak siap menjadi seorang pemimpin di usia yang cukup muda pascakematian ayahnya, Tsar Alexander III, Nikolai terus meragukan kemampuannya. Hal itu membawa Kekaisaran Rusia menuju keruntuhan pada 1917.

Mereka dieksekusi atas tuduhan pengkhianatan yang tidak pernah terbukti, dilansir dari History. Jenazah Nikolai, istri, dan anak-anaknya baru bisa dikubur dengan hormat 80 tahun kemudian atau sekitar 8 tahun setelah kejatuhan Uni Soviet.

4. Anwar Sadat
5 Pemimpin Negara yang Tewas di Tangan Rakyatnya Sendiri

Jenderal Besar Mohammed Anwar Al Sadat  adalah seorang tentara dan politikus Mesir. Ia menjabat sebagai Presiden ketiga Mesir pada periode 15 Oktober 1970 hingga terbunuhnya pada 6 Oktober 1981.

Berdamai dengan musuh bebuyutan seringkali menjadi hal tersulit yang harus dilakukan seorang pemimpin sebuah negara. Tetapi, hal inilah yang membawa nama Presiden Mesir, Anwar Sadat, mendunia setelah dirinya membawa Mesir berdamai dengan Israel melalui penandatanganan Perjanjian Camp David.

Setelah kematiannya, kepemimpinan Mesir yang dipegang erat oleh Presiden Husni Mubarak mengekang pergerakan pihak oposisi pemerintah dan membuat Mesir menjadi salah satu negara dengan sistem pemerintahan otoriter.

5. Yitzhak Rabin
5 Pemimpin Negara yang Tewas di Tangan Rakyatnya Sendiri

Yitzhak Rabin  dengarkan adalah seorang politikus dan jenderal Israel. Rabin adalah Perdana Menteri kelima Israel pada 1974 – 1977 dan menjabat kembali pada 1992 hingga ia terbunuh pada 1995 oleh Yigal Amir

Upaya perdamaian ternyata tidak selama menjadi jawaban untuk sebagian orang. Begitulah yang ditunjukkan oleh seorang ultranasionalis bernama Yigal Amir dari kelompok ekstremis dan zionis, Eyal, yang membunuh Perdana Menteri Israel, Yitzhak Rabin. Rabin dibunuh berupaya untuk berdamai dengan Palestina melalui Perjanjian Oslo 1993.

Kematian Rabin di tangan pihak ekstremis ultranasionlis, Eyal, menjadi penghalang absolut perdamaian penuh yang dipercaya dapat diraih oleh Israel dan Palestina. Banyak yang menyayangkan pembunuhan Yitzhak Rabin, termasuk pemimpin Palestine Liberation Organization (PLO), Yasser Arafat.