Jatarnas Telah Berhasil Ringkus Kakak Beradik Penipu 29M

Jatarnas Telah Berhasil Ringkus Kakak Beradik Penipu 29M

Jatarnas Telah Berhasil Ringkus Kakak Beradik Penipu 29M – Petugas Sub Direktorat Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Ditreskrimum Polda Metro Jaya membekuk perempuan kakak adik berinisial PR dan FR diduga terkait kasus penipuan sebesar Rp 29 miliar. Adapun pasal yang dipersangkakan dalam laporan tersebut, yakni Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP tentang Penipuan dan atau Penggelapan.

Sementara itu, kuasa hukum korban, Serfasius Serbaya Manek mengungkap antara korban dan pelaku adalah rekan bisnis. Ia mengatakan, sebetulnya salah satu pelaku pernah terjerat kasus serupa.  Namun, saat itu berakhir damai lantaran korban mau memaafkan dan pelaku berjanji mengganti kerugian.

Terkait detail penipuan yang dilakukan, Serfan masih belum bersedia memberikan rinciannya. Namun, ia mengatakan, hubungan bisnis antara keduanya, yakni korban kerap kali Download Apk IDNPlay membuat sebuah pagelaran acara dan menggunakan jasa dari kedua pelaku untuk merealisasikannya.

1. Penipuan berlangsung sejak 2019
Polda Metro Ringkus Kakak Beradik Tersangka Penipuan Rp29 M

Jerry menjelaskan terlapor ditangkap atas laporan advokat SSM berdasarkan laporan polisi nomor LP/ 7583/ XII/ YAN.2.5/ 2020/ SPKT PMJ, tanggal 22 Desember 2020.

Adapun pasal yang dipersangkakan dalam laporan tersebut, yakni Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP tentang Penipuan dan atau Penggelapan.

Sementara itu, kuasa hukum korban, Serfasius Serbaya Manek mengungkap antara korban dan pelaku adalah rekan bisnis.

“Rentetan peristiwa terjadi sekitar 2019 sampai 2020,” tutur Jerry.

2. Salah satu tersangka pernah terjerat kasus serupa

Bareskrim Bakal Periksa Mantan Dirut PT BS Sebagai Tersangka pada Hari Ini  - Tribunnews.com Mobile

Jerry mengatakan, seorang pelaku di antaranya pernah terjerat kasus serupa. Namun, saat itu berakhir damai lantaran korban mau memaafkan dan pelaku berjanji mengganti kerugian.

“Saat itu pelaku memberikan cek dengan nominal kerugian. Namun, saat mau dicairkan ternyata tidak bisa. Cek kosong,” ungkapnya.

Terkait detail penipuan yang dilakukan, Jerry belum bersedia memberikan rinciannya. Namun, ia mengatakan, korban kerap membuat sebuah pagelaran acara dan menggunakan jasa dari kedua pelaku untuk merealisasikan.

“Namun saat hari H nyatanya kosong,” kata dia.

3. Kedua pelaku masih diperiksa Polda Metro Jaya terkait kasus lainnya
Polda Metro Ringkus Kakak Beradik Tersangka Penipuan Rp29 M

Jerry mengapresiasi kinerja penyidik yang bisa menangkap pelaku, karena selama ini kedua pelaku kerap berpindah-pindah tempat.

“Kalau sampai ada upaya penangkapan berarti sebetulnya pelaku sudah diberikan haknya sesuai ketentuan hukum. Yakni ada pemanggilan pertama, kedua, dan selanjutnya. Kalau sampai ada upaya penangkapan diduga kuat kedua pelaku ini tidak kooperatif terhadap kepolisian,” katanya.

Setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif, kedua pelaku ternyata tengah tersandung beberapa kasus lain yang juga tengah diselidiki penyidik Polda Metro Jaya.

Saat ini, kedua pelaku masih diperiksa secara intensif oleh penyidik kepolisian di Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Itulah kita harus selalu berhati-hati dalam memilih rekan kerja yang kita percayai. Karena zaman sudah berubah. Dimana semuanya memerlukan dan mengagungkan uang diatas segalanya. Karena uang orang bisa melakukan apa aja. Tidak jelas apakah itu untuk menutupi kebutuhan atau hanya keinginan. Keinginan untuk dapat mencapai taraf kehidupan yang tinggi tanpa mau bekerja. Sehingga menggunakan Cara instan dengan Menipu.