Mantan Presiden Maladewa Dirawat Disebabkan Serangan Ledakan

Mantan Presiden Maladewa Dirawat Disebabkan Serangan Ledakan

Mantan Presiden Maladewa sedang Dirawat Disebabkan Serangan Ledakan – Mohamed Nasheed (lahir 17 Mei 1967; umur 53 tahun) adalah Presiden Maladewa ke-4 yang menjabat dari tahun 2008–2012. Ia adalah pendiri Partai Demokratik Maladewa dan menjadi kandidat presiden dari partai ini pada pemilihan presiden Oktober 2008, mengalahkan Presiden Maumoon Abdul Gayoom dalam putaran kedua pemungutan suara.

Presiden Nasheed dikenal di Maladewa sebagai Anni dan merupakan bekas anggota Parlemen untuk Malé. Ia sering mengkritik Gayoom dan kebijakannya. Karena kritiknya terhadap pemerintah, selama bertahun-tahun ia pernah dipenjara beberapa kali. Mantan Presiden Maladewa, Mohamed Nasheed (53) dilarikan ke rumah sakit setelah menjadi korban dalam Club388 Indonesia dugaan serangan bom.

Ledakan terjadi pada hari Kamis, 6 Mei 2021 di depan rumah keluarganya. Disebutkan, pengawalnya juga menjadi korban dari kejadiaan naas tersebut. Bagaimana kronologinya?

1. Nasheed dilarikan ke rumah sakit setelah ledakan terjadi
Terkena Serangan Ledakan, Mantan Presiden Maladewa Dirawat

Mantan Presiden dan Ketua Parlemen Maladewa saat ini, Mohamed Nasheed mengalami luka-luka akibat dugaan serangan bom yang terjadi di depan rumah keluarganya, ketika ia hendak memasuki mobil, di ibukota Maladewa. Nasheed pun menerima perawatan di Rumah Sakit ADK.

Pada laporan awal memperlihatkan bahwa alat peledak telah diikat ke sepeda motor yang diparkir di dekatnya. Dilaporkan juga, beberapa orang lainnya terluka dalam insiden tersebut. Salah satu pengawal Nasheed pun menjadi korban dan segera dilarikan ke rumah sakit.

Dilansir Al Jazeera pada tanggal 6 Mei 2021, Menteri Dalam Negeri Maladewa Imran Abdulla menyampaikan kepada saluran televisi lokal bahwa, luka-luka yang dialami oleh Nasheed tidak mengancam jiwa dan pemerintah akan menerima bantuan dari badan-badan asing dalam penyelidikannya.

2. Berbagai tanggapan datang dan mengecam peristiwa tersebut
Terkena Serangan Ledakan, Mantan Presiden Maladewa Dirawat

Dilansir Reuters (7/5/2021), Juru bicara parlemen Maladewa mengatakan bahwa, mantan Presiden Mohamed Nasheed dirawat karena pecahan peluru dan dalam kondisi stabil setelah ledakan di luar rumah keluarganya.

Tidak ada klaim tanggung jawab langsung atas serangan tersebut. Presiden Ibrahim Mohamed Solih, yang menjadi sekutu dekat Nasheed, menyampaikan bahwa penyelidikan ledakan sedang dilakukan.

Selain itu, Menteri Luar Negeri Maladewa Abdulla Shahid, melalui sebuah postingannya di Twitter mengatakan: “Serangan pengecut seperti ini tidak memiliki tempat dalam masyarakat kita. Pikiran dan doa saya bersama Presiden Nasheed dan orang lain yang terluka dalam serangan ini, serta keluarga mereka.”

Simpatisan Nasheed pun telah berkumpul di luar rumah sakit tempat ia dirawat dimana situasinya mencekam dan polisi dengan perlengkapan anti huru hara telah dikerahkan.

3. Bagaimana sebenarnya sepak terjang seorang Mohamed Nasheed?
Terkena Serangan Ledakan, Mantan Presiden Maladewa Dirawat

Dilansir BBC (6/5/2021), Mohamed Nasheed menjadi presiden pertama yang dipilih secara demokratis di Maladewa setelah berhasil memenangkan pemilihan multi partai di tahun 2008.

Beberapa tahun berselang, ia digulingkan dalam kudeta pada tahun 2012 dan tidak dapat ikut serta dalam pemilihan presiden 2018 setelah ia didakwa bersalah atas tuduhan pidana.

Nasheed pun kembali ke Lebanon dari pengasingan setelah partainya memenangkan pemilihan presiden 2018 dan akhirnya masuk parlemen.

Nasheed dikenal sebagai kritikus yang blak-blakan terhadap kelompok Islam garis keras di Maladewa, yang menjadi tempat negara Islam (ISIS) melakukan serangan.

Kini, ia menjadi ketua parlemen Maladewa dimana merupakan posisi terkuat kedua di negara Samudera Hindia itu. Jabatan tersebut diperoleh, setelah partainya menang telak dalam pemilihan pada April 2019 lalu.