Penyintas Covid-19 Kini Bisa Divaksin Setelah Sebulan Sembuh

Penyintas Covid-19 Kini Bisa Divaksin Setelah Sebulan Sembuh

Penyintas Covid-19 Kini Bisa Divaksin Setelah Sebulan Sembuh – Aturan vaksin bagi penyintas Covid-19 berubah. Kini penyintas Covid-19 bisa mendapat suntikan vaksin antivirus corona lebih cepat. Penyintas atau pasien yang sudah sembuh dari Covid-19 kini bisa mengikuti program vaksinasi nasional setelah 1 bulan sembuh dari infeksi virus corona.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menjelaskan aturan baru vaksin bagi penyintas Covid-19 tersebut berdasarkan peraturan Kementerian Kesehatan melalui Surat Edaran Vaksinasi bagi Penyintas Covid-19.

Ketentuan ini tertuang dalam Surat Edaran Plt. Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Nomor HK.02.01/I/2524/2021 tentang Vaksinasi COVID-19 Bagi Penyintas.

1. Aspek ilmiah dan medis selalu berkembang
Penyintas COVID-19 Kini Bisa Divaksinasi Sebulan setelah Sembuh

Pelaksana Tugas Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Maxi Rein Rondonuwu mengatakan vaksinasi COVID-19, dalam aspek ilmiah dan medis, bersifat dinamis dan terus mengalami perkembangan.

“Data terkait efikasi dan keamanan vaksin juga terus digali dan disempurnakan oleh para ahli, salah satunya mengenai pemberian vaksinasi bagi sasaran penyintas COVID-19,” ujar Maxi dalam keterangan tertulis yang dikutip pada Jumat (1/10/2021).

2. Hanya gejala ringan dan sedang yang bsia divaksin dalam sebulan
Penyintas COVID-19 Kini Bisa Divaksinasi Sebulan setelah SembuhPetugas menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada pengendara di pelayanan vaksinasi secara Layanan Tanpa Turun atau Drive Thru di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis (1/7/2021).

Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI) melalui surat nomor 98/ITAGI/Adm/IX/2021 pada 20 September 2021 juga telah memberi rekomendasi baru mengenai pemberian vaksi COVID-19 bagi penyintas. Karena itu, hanya penyintas bergejala ringan dan sedang yang bisa mendapat vaksin COVID-19 dalam waktu sebulan setelah dinyatakan sembuh dan negatif.

Sementara untuk penyintas dengan derajat keparahan penyakit yang berat, vaksinasi diberikan dengan jarak waktu minimal tiga bulan setelah dinyatakan sembuh. Adapun jenis vaksin yang diberikan kepada penyintas disesuaikan dengan logistik vaksin yang tersedia.

3. SK Menteri Kesehatan tentang vaksinasi COVID-19 sudah tak berlaku
Penyintas COVID-19 Kini Bisa Divaksinasi Sebulan setelah Sembuh

Sebelumnya, pemerintah menetapkan bahwa penyintas COVID-19 baru bisa mendapat vaksin setelah tiga bulan dinyatakan sembuh dan negatif dari virus corona.

Dengan berlakunya SE Kemenkes yang baru, maka SK Menteri Kesehatan HK.01.07/Menkes/4638/2021 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Vaksinasi dalam rangka Penanggulangan Pandemi COVID-19 sudah tidak berlaku.