Sejak 6 Mei Sudah Ada 300RB Lebih Kendaraan Keluar Jabotabek

Sejak 6 Mei Sudah Ada 300RB Lebih Kendaraan Keluar Jabotabek

Sejak 6 Mei Sudah Ada 300RB Lebih Kendaraan Keluar Jabotabek – Pemerintah menetapkan sejumlah aturan untuk mencegah penyebaran virus corona pada masa Ramadhan dan Idul Fitri 2021. Secara resmi mudik Lebaran telah dinyatakan dilarang, terhitung mulai 6 hingga 17 Mei 2021.

Selain itu, dilakukan pengetatan perjalanan dalam negeri selama H-14 dan H+7 larangan mudik Lebaran atau 22 April-5 Mei dan 18-24 Mei 2021. Sebanyak lebih dari 300 ribu kendaraan meninggalkan wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabotabek) dalam kurun waktu lima hari terakhir. Data PT Jasa Marga (Persero) Tbk menunjukkan, ada 381.851 kendaraan terpantau meninggalkan Jabotabek menuju arah Timur, Barat, dan Selatan.

Selama periode H-7 hingga H-3 Idul Fitri atau tepatnya sejak Kamis (6/5/2021) hingga Senin (10/5/2021). “Angka ini turun 33 persen dari lalu lintas Club388 Indonesia (lalin) normal sebesar 570.288 kendaraan,” ujar Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga, Dwimawan Heru, dalam keterangan tertulis yang diterima.

1. Arus lalin kendaraan keluar Jabotabek menuju arah timur
Lebih dari 300 Ribu Kendaraan Keluar Jabotabek Sejak 6 Mei 2021

Lebih lanjut Heru menjelaskan, ada sebanyak 132.231 kendaraan yang terpantau meninggalkan Jakarta menuju arah timur.

Angka tersebut juga menurun sebesar 48,4 persen bila dibandingkan dengan lalin normal yang bisa mencapai 256.044 kendaraan.

Banyaknya kendaraan yang meninggalkan Jakarta menuju arah timur terpantau melalui dua gerbang tol (GT), yakni GT Cikampek Utama di ruas Tol Jakarta-Cikampek dan GT Kalihurip Utama di ruas Tol Cipularang.

“Sebanyak 70.714 kendaraan melewati GT Cikampek Utama di ruas Tol Jakarta-Cikampek meninggalkan Jakarta, turun sebesar 44,6 persen dari lalin normal yang biasanya 127.571 kendaraan,” ucap Heru.

Di sisi lain, sambung Heru, sebanyak 61.517 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui GT Kalihurip Utama di ruas Tol Cipularang. Angka tersebut turun 52,1 persen dari lalin normal yang biasanya mencapai 128.473 kendaraan.

2. Arus lalin kendaraan keluar Jabotabek menuju arah barat
Lebih dari 300 Ribu Kendaraan Keluar Jabotabek Sejak 6 Mei 2021

Sementara itu, arus lalin kendaraan keluar dari Jabotabek menuju arah barat terpantau melalui GT Cikupa di ruas Tol Tangerang-Merak.

Sebanyak 140.505 kendaraan menuju barat dari arah Jakarta. Angka ini turun 22,1 persen bila dibandingkan lalin normal yang biasanya bisa mencapai 180.433 kendaraan.

3. Arus lalin kendaraan keluar Jabotabek menuju arah selatan

Heru juga menjelaskan tentang jumlah kendaraan yang keluar dari Jabotabek menuju selatan.

Sebanyak 109.115 kendaraan terpantau keluar menuju selatan melalui GT Ciawi di ruas Tol Jagorawi sejak 6 Mei hingga 10 Mei 2021.

“Angka ini turun juga sebesar 18,5 persen dari lalin normal yang biasanya sampai 133.811 kendaraan,” kata Heru.