Tempat Hiburan di DKI Tak Kunjung Mendapat Izin Beroperasi

Tempat Hiburan di DKI Tak Kunjung Mendapat Izin Beroperasi

Tempat Hiburan di DKI Tak Kunjung Mendapat Izin Beroperasi – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan pembukaan tempat hiburan karaoke dilakukan secara bertahap dan ada tahapannya, meskipun pada pelaksanaan PPKM level 3 sudah ada pelonggaran untuk tempat usaha. DKI Jakarta saat ini masuk dalam kategori PPKM level 3 dari sebelumnya level 4. Sejumlah kegiatan telah diizinkan kembali beroperasi secara terbatas.

Pembukaan tempat hiburan itu tidak bisa serta-merta tapi ada prosesnya, dan ini membutuhkan tahapan dan waktu,” kata Ahmad Riza Patria. Ahmad Riza menyatakan, pada prinsipnya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan berusaha sebaik mungkin dalam membuka sektor ekonomi yakni tempat usaha pada pelaksanaan PPKM level tiga.

“Meskipun ada pelonggaran tapi harus tetap memperhatikan prokes, memperhatikan kesehatan dan keselamatan warga. Nanti, pada waktunya akan dibuka,” katanya.

1. Riza Patria minta warga untuk tetap taat prokes
Target Baru Vaksinasi DKI Capai 11,4 Juta Dosis, Wagub DKI Ahmad Riza  Patria Minta Warga Taat Prokes - Warta Kota

Riza menyampaikan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan berusaha semaksimal mungkin saat membuka sektor ekonomi pada pelaksanaan PPKM level tiga.

“Meskipun ada pelonggaran tapi harus tetap memperhatikan prokes, memperhatikan kesehatan dan keselamatan warga. Nanti, pada waktunya akan dibuka,” katanya.

2. Bioskop di DKI mulai beroperasi
Wagub DKI: Pembukaan Tempat Hiburan Butuh Tahapan dan Waktu

Diberitakan sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerbitkan Keputusan Gubernur (Kepgub) Provinsi DKI Jakarta Nomor 1096 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3 Corona Virus Disease 2019 berkenaan dengan perpanjangan PPKM Level 3 sejak 14 hingga 20 September.

Salah satu aturan yang termaktub dalam Kepgub ini adalah tentang Bioskop di DKI Jakarta yang akan mulai beroperasi.

“Bioskop dapat beroperasi dengan uji coba protokol kesehatan,” bunyi Kepgub tersebut dikutip Rabu (15/9/2021).

Salah satu ketentuannya adalah wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk melakukan skrining pada semua pengunjung dan pegawai.

Operasional bioskop juga dibatasi kapasitasnya hingga 50 persen.

3. Anies minta warga Jakarta waspadai gelombang ketiga COVID-19

Cara Anies Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 di Jakarta Halaman all -  Kompas.com

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengungkapkan, kondisi kasus COVID-19 di Indonesia, khususnya di Jakarta, sekarang mulai membaik, namun harus ditanggapi dengan hati-hati.

Anies melaporkan kondisi kasus positif di Jakarta ada di angka 0,7 persen. Pada Rabu (22/9/2021) dia juga mengapresiasi Tim Pemulasaraan Jenazah COVID-19 di Jakarta sekaligus membubarkannya.

“Jadi amat rendah kemudian kasus baru sekarang, di bawah 100 kasus aktif, itu kita sudah sangat rendah sekali. Jadi situasinya itu adalah kami sudah merasakan tanda, bisa dikatakan terkendali di Jakarta, harus hati-hati ke depan,” kata dia kepada IDN Times dalam wawancara khusus, Kamis (23/9/2021).

Antisipasi lonjakan kasus tersebut, menurut Anies, salah satunya masyarakat harus segera menuntaskan vaksinasi di DKI Jakarta. Selain itu, masyarakat harus menjaga protokol kesehatan walau pemerintah pusat telah melonggarkan aturan PPKM.

“Mengikuti protokol kesehatan yang lain sambil kita mengantisipasi bila adanya varian baru, karena potensi adanya lonjakan kasus penularan baru bila adanya varian baru yang muncul,” kata dia.