Tesla Memindahkan Kantor Dari Palo Alto ke Austin Texas

Tesla Memindahkan Kantor Dari Palo Alto ke Austin Texas

Tesla Memindahkan Kantor Dari Palo Alto ke Austin Texas – Tesla, Inc. adalah sebuah perusahaan otomotif dan penyimpanan energi asal Amerika Serikat yang didirikan oleh Elon Musk, Martin Eberhard, Marc Tarpenning, JB Straubel dan Ian Wright, serta berbasis di Palo Alto, California.

Tesla memindahkan kantor pusatnya dari Palo Alto, California, ke Austin, Texas. CEO perusahaan otomotif ini, Elon Musk, mengumumkan hal ini pada rapat pemegang saham (RPS) perusahaan pada hari Kamis (7/10/2021).

Pertemuan itu berlangsung di pabrik perakitan kendaraan Tesla yang sedang dibangun di luar Austin di sebuah properti yang berbatasan dengan Sungai Colorado.

1. Pemindahan karena alasan biaya

Melansir Reuters, Tesla mengikuti jejak beberapa perusahaan lainnya seperti Oracle, HP, dan Toyota Motor untuk memindahkan kantor pusatnya ke wilayah Texas. Alasan utama pemindahan ini karena biaya hidup serta pajak di tempat sebelumnya yaitu California semakin tinggi sedangkan Texas memiliki tenaga kerja yang murah serta peraturan yang tidak terlalu ketat.

Pemindahan kantor pusatnya juga tak akan berpengaruh terhadap produksi di pabriknya di wilayah California. Justru dia mengatakan akan meningkatkan produksi di pabrik tersebut.

“Ini bukan soal semacam Tesla meninggalkan California,” katanya, seraya mengatakan pihaknya berencana untuk meningkatkan produksi dari pabrik utamanya di California dan pabrik di Nevada sebesar 50%.

2. Pabrik di Austin akan membutuhkan waktu untuk produksi

Menurut laporan CNBC, mengenai pabrik yang sedang dibangun di Austin, Musk mencatat bahwa akan membutuhkan waktu untuk mencapai produksi penuh bahkan setelah selesai.

Tesla membutuhkan waktu lebih sedikit untuk membangun pabrik daripada mencapai produksi volume tinggi, kata Musk. Misalnya, pabrik Tesla di Shanghai dibangun dalam 11 bulan, tetapi membutuhkan waktu satu tahun untuk mencapai produksi dengan volume tinggi. Dia mengharapkan pabrik baru Tesla di dekat Austin akan mengikuti contoh pabrik di Shanghai.

3. Memiliki masalah dengan pejabat California

Pada 2020 lalu, Musk selama beberapa kali telah mengalami masalah dengan pejabat di negara bagian California selama masa pandemik Covid-19. Hal itu terjadi karena pemerintah meminta kepada setiap warga untuk tetap di rumah. Musk mengkritik kebijakan tersebut dan menyebutnya “fasis” dengan beberapa kata-kata kasar.

Dia menyebut bahwa tindakan “mengurung” warga di rumah masing-masing adalah tindakan yang melanggar hak konstitusional mereka. Musk telah berbicara mengenai kekesalannya itu di twitter, puncaknya ketika dia diundang pada panggilan pendapatan kuartal 1 pada 2020 lalu.

Dia juga mendorong pemerintah agar berinvestasi pada bidang infrastruktur. Dia memuji China karena memiliki infrastruktur yang jauh lebih baik daripada AS.

esla Motors tidak menggunakan baterai fungsi tunggal berukuran besar, melainkan menggunakan sel baterai gabungan yang terdiri dari ribuan baterai lithium ion seri 18650. Baterai ini berbentuk silinder berukuran kecil yang biasa ditemukan pada laptop dan barang elektronik konsumen lainnya. Baterai yang digunakan Tesla Motors ini cukup murah untuk diproduksi dan berbobot lebih ringan.

Pengurangan biaya dan bobot baterai dilakukan Tesla Motors dengan mengurangi komponen keamanan yang ada pada baterai. Menurutnya, komponen keamanan tersebut bersifat redundant karena satu paket baterai sudah memiliki komponen keamanan tersebut. Saat ini, Panasonic  merupakan pensuplai tunggal sel baterai jenis ini ke Tesla Motors.