WHO Mengingatkan Omicron Bukanlah Varian COVID19 yang Sepele

WHO Mengingatkan Omicron Bukanlah Varian COVID19 yang Sepele - Negara India Akhirnya mengumumkan 2 kematian Akibat Covid19 Varian Omicron. Varian Omicron, juga dikenal sebagai garis keturunan B.1.1.529,

WHO Mengingatkan Omicron Bukanlah Varian COVID19 yang Sepele

WHO Mengingatkan Omicron Bukanlah Varian COVID19 yang Sepele – Negara India Akhirnya mengumumkan 2 kematian Akibat Covid19 Varian Omicron. Varian Omicron, juga dikenal sebagai garis keturunan B.1.1.529, adalah sebuah varian SARS-CoV-2, sebuah koronavirus yang menyebabkan Covid-19. WHO menyatakannya sebagai varian yang diwaspadai dan menamakannya dari kata Yunani Omicron.

Spesimen pertama yang diketahui dikumpulkan pada 9 November 2021 dari Botswana.Varian tersebut juga terdeteksi di Afrika Selatan satu kasus datang ke Hong Kong, satu kasus terkonfirmasi diidentifikasi di Israel pada seorang pelancong dari Malawi, bersama dengan dua pelancong yang kembali dari Afrika Selatan dan satu pelancong dari Madagaskar. Satu kasus terkonfirmasi di Belgia tampaknya melewati Mesir sebelum 11 November.

Dirjen World Health Organization (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengingatkan bahwa Omicron bukan varian COVID-19 yang bisa dianggap sepele. Pernyataan itu merupakan tanggapan atas sejumlah studi, yang menyimpulkan bahwa gejala yang dipicu oleh Omicron lebih ringan daripada varian lainnya, termasuk Delta dan varian asli SARS-CoV-2.

Omicron tetap dapat meningkatkan risiko kematian
WHO Ingatkan Supaya Varian Omicron Tidak Dianggap Sepele

Tedros menyebut ancaman yang dihasilkan Omicron sama seperti varian lainnya. “Omicron menyebabkan orang dirawat di rumah sakit dan membunuh orang,” tutur mantan Menteri Kesehatan Ethiopia itu.

Pada saat yang sama, Tedros kembali menyoroti kesenjangan terhadap akses vaksin COVID-19. Berdasarkan prediksi WHO, akan ada 109 negara yang gagal memenuhi target untuk memvaksinasi 70 persen populasinya pada Juli nanti.

Tidak kalah menyedihkan, WHO juga menyayangkan ada 36 negara yang bahkan belum mampu memvaksinasi 10 persen populasinya hingga akhir 2021.

Ancaman lain dari Omicron adalah lahirnya varian yang lebih mematikan

Omicron y otras variantes de preocupación identificadas en las Américas - OPS/OMS | Organización Panamericana de la Salud

WHO Eropa mengingatkan bahwa ancaman nyata dari Omicron adalah risiko lahirnya varian baru yang lebih mematikan. “Semakin banyak Omicron menyebar, semakin banyak replikasi, semakin besar kemungkinan untuk melahirkan varian baru.

Omicron dapat menyebabkan kematian, mungkin (ancamannya) lebih sedikit daripada Delta, tapi siapa yang tahu (ancaman) dari varian berikutnya,” kata petugas darurat senior WHO Eropa, Catherine Smallwood, dikutip dari AFP.

Di sisi lain, semakin banyak orang yang terinfeksi Omicron, semakin banyak pula orang yang dirawat di rumah sakit. “Dampaknya adalah semakin banyak orang dengan penyakit parah yang berakhir di rumah sakit, atau mungkin meninggal,” kata dia.

“Bahkan (di negara) dengan sistem kesehatan yang canggih dan berkapasitas baik, mereka berjuang habis-habisan saat ini. Dan hal ini kemungkinan akan terjadi di seluruh wilayah saat Omicron melonjak,” tambah Smallwood.

Omicron tidak memberikan kerusakan parah pada paru-paru
Varian Omicron Masuk Indonesia, Kadinkes Bekasi Ungkap 4 Orang Terpapar Bukan Warganya, Tapi Warga? - Tribun-timur.com

WHO menyoroti beberapa studi yang menyimpulkan bahwa varian Omicron memicu gejala lebih ringan dibanding varian sebelumnya. “Kami melihat semakin banyak penelitian yang menunjukkan bahwa Omicron menginfeksi saluran pernapasan bagian atas. Tidak seperti varian lain yang menyebabkan pneumonia parah,” kata Manajer Insiden WHO, Abdi Mahamud, pada Selasa, dikutip dari Al Jazeera.

Senada dengan Smallwood, Mahamud juga khawatir dengan daya transmisi Omicron yang sangat tinggi. Dia juga memprediksi, dalam beberapa pekan ke depan, Omicron akan menjadi varian dominan di banyak negara. Meski begitu, Mahamud belum menilai, masih terlalu dini untuk menyimpulkan bahwa hanya vaksin tertentu yang ampuh melawan Omicron.

Keterangan yang sama juga berlaku untuk vaksinasi booster. Dia menekankan, keputusan seputar vaksin memerlukan koordinasi global dan tidak boleh diserahkan kepada sektor komersial untuk memutuskan sendiri. Negara-negara yang mengumumkan pelarangan perjalanan dari Afrika selatan menanggapi identitikasi varian tersebut meliputi Jepang, Kanada, Uni Eropa, Israel, Britania Raya, dan Amerika Serikat.

Pada 24 November 2021, varian tersebut mula-mula dilaporkan ke WHO dari Afrika Selatan. Pada 26 November, Kelompok Penasehat Teknis WHO terhadap Evolusi Virus SARS-CoV-2 menyatakan bahwa B.1.1.529 adalah sebuah varian yang diwaspadai dan memberikannya sebutan Omicron.

Adanya varian baru Omicron sekaligus gangguan rantai pasok kembali menekan kegiatan perekonomian yang mulai pulih pada kuartal IV 2021 sehingga berimplikasi pada ekonomi tahun depan. Pada Oktober 2021, IMF merilis proyeksi pertumbuhan ekonomi global pada 2021 sebesar 5,9 persen atau lebih rendah 0,1 persen dari perkiraan yang diumumkan pada Juli lalu.